Pasangan Pondasi Gedung UPT Dukcapil Kec.Carenang Tuai Kritik

  • Whatsapp

Oleh, Yusa/Faed

SERANG, AMUNISINEWS.CO.ID.- Pembangunan Gedung UPT Dukcapil Kec.Carenang Kab.Serang menuai kritik, menimbulkan pertanyaan besar karena cara pemasangan batu pondasi diluar kebiasaan atau kita lihat tak pada umumnya, Kamis (05/12/2019)

Pantauan awak amunisinews di lokasi dari pekerja bernama Jufri, ikhwal dari pemasangan pondasi batu yang tersusun ditambahi bambu seperti itu sesuai dengan petunjuk dari konsultan, ujar Jufri.

Tumpukan batu sampai tiga lapis yang diberi adukan diantara batu-batu disisipi potongan bambu yang tertanam, ketika di konfirmasipada para pekerja mereka serentak menjawab, kami hanya mengikuti perintah. “Kami bekerja sesuai perintah, urusan teknik silakan saja tanyakan ke Konsultan atau Pak Subro selaku pelaksana disini”.ujar Jufri.

Ditemui di kantornya, H.Busro selaku Kepala UPT Dukcapil Kec.Carenang katakana, pihaknya hanya sebatas penerima manfaat dari Gedung tersebut.

“Saya tinggal terima kunci kang, soal yang lainnya tanyakan saja kepada pemborongnya atau ke kantor dinas Perkim, justru saya senang kalau ada rekan dari media atau lembaga yang mengawasi pekerjaan itu, ungkapnya.

Mujen, Kabid Investigasi dari LSM Geram Banten Indonesia Kab.Serang menyoroti persoalan ini secara serius. Kalau pondasinya aja asal-asalan, bagaimana dengan pekerjaan lainnya, ungkapnya. Dan apakah nantinya menjamin kalau pasangan batu seperti itu dapat menahan beban bangunan diatasnya.

Saya beberapa kali ke lokasi pekerjaan untuk konfirmasi , tapi belum pernah bertemu dengan pelaksana, imbuhnya.

Pembangunan Gedung UPT Dukcapil Kecamatan Carenang ini berasal dari Satuan kerja Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Tata Bangunan Kabupaten Serang dengan No SPK, 641/PK.22070569/PPK/SPK/BPGB/DPKPTB/2019, sumber dana: APBD DAU Kab.Serang tahun 2019 dengan nilai pekerjaan: Rp.198.792.000,00 ( Seratus Sembilan Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu Rupiah), waktu pekerjaan 60 hari kalender dan pemeliharaan 180 hari, Pelaksana: CV. IPM. Saat berita ini dirilis, pekerjaan sudah pasang bata.

 

Pos terkait