Pembangunan Damparit Desa Teluk Ambulu Dananya Gelap

  • Whatsapp

Oleh Asep Sukmana

KARAWANG, AMUNISINEWS.CO.ID Dua Kelompok Tani (Poktan) mendapatkan Proyek Damparit yang berada di Desa Teluk Ambulu penuh dengan “Misteri”, kedua Ketua Poktan tersebut tidak mengetahui tentang kelengkapan Administrasi dalam Proyek Damparit, besarnya dana anggaran tidak mengetahui, yang disebut sebagai Tim perencana dan Tim Pelaksana maupun Tim Pengawas tidak mengetahuinya.

Darwis sebagai Ketua Poktan ketika ditemui di rumahnya (08/11/18) menerangkan, bahwa yang mengerjakan Damparit adalah orang Cikeruh (Naabih). Dia  cuma nama doang, tentang jumlah dananya gelap (red-tidak tahu) setiap mau ngambil uang saya cuma tinggal tanda tangan doang setelah itu uangnya dikasihkan ke Naabih

“Karena saya repot saya kasihkan kerjaan Damparit ke Naabih dan disetujui oleh PPL (Enjas) setelah pekerjaan Damparit selesai saya baru melihatnya, saya dikasih oleh Naabih katanya untuk ganti ongkos totalnya Rp. 1.200.000 untuk pengurus Poktan,” ujarnya.

Ketika Darwis ditanya siapa ketua tim pelaksana, tim perencana dan tim pengawas semuanya tidak tahu, yang diketahuinya hanya Naabih sebagai mengerjakan Damparit, semua berkas ada ditangan PPL.

Ketua Poktan Srijaya yang bernama Naabih mengatakan , mulai dikerjakan tidak di catet, selesay ada sekitar 3 minggu yang lalu, Tim Pelaksana adalah Pa Enjas (PPL).

“Diibaratkan saya ini cuman sebagai tenaga kerja, tim perencana saya ga tahu, kalau tim pengawas adalah PPL, anggaran dananya hampir Rp.40.000.000. tingginya hampir 130 – 140 cm, panjangnya 30 m kiri 30 meter kanan, Dana Pa Darwis juga sama sekitar Rp. 40.000.000. tentang RUK (Rencana Usulan Kegiatan) ga tahu saya belum paham,” tegas Naabih, Kamis (8/11/18)

 

 

Pos terkait