Pembayaran Lahan Pammukulu Mandek, Ditengarai Mafia Permainkan Harga

  • Whatsapp
Pendemo lurug Kantor BPN

Oleh : Hamzahr Siriwa

Pendemo lurug Kantor BPN Takalar

TAKALAR, AMUNISINEWS.CO.ID —Ratusan Warga Kale Komara berdemo di depan Kantor BPN Takalar dan menyegel kantor tersebut.

Ditengarai ada mafia lahan permainkan harga lahan di Pammukkulu antara Rp3000 – Rp 4000 per meter. Saat demo, tampak legislator dari Partai PPP mendampingi ratusan warga Kalekomara.

Legislator Makmur Mustakim juga aksi di depan kantor BPN. “Saya komitmen akan mangawal aspirasi warga Kale Komara mencari haknya, dan hari ini saya sudah buktikan, komitmen itu,” tegasnya.

Aksi memanas karena Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Takalar serta tim apraisal tidak menemui pendemo, sehingga memicu penyegelan kantor BPN, Senin (9/7/2018).

Warga menuntut BPN batalkan hasil musyawarah gantirugi lahan 31 Mei 2018 dan Pemkab Takalar dinilai tidak becus dan tidak adil menangani tuntutan masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Takalar H Syamsari Kitta menyatakan mendukung penuh warga Dusun Pamukkulu Desa Kalekomara menuntut hak gantirugi lahan sesuai tuntutan warga.

Kepada media, dia menjelaskan telah meminta Balai Pompengan Jeneberang melakukan penilaian ulang harga lahan di Desa Kalekomara.

“Baru-baru ini kita minta Kepala Balai Besar Sungai Pompengan Jeneberang untuk meminta tim Apraisal melakukan penaksiran ulang harga tanah di Desa Kalekomara,” ungkapnya.

Lanjut Syamsari Kitta, alhamdululillah pihak Balai menyetujuinya untuk melakukan penafsiran harga ulang,” jelasnya melalui rilis, Senin (9/7/2018).

“Kami instruksikan Pelaksana Harian (Plh) Sekda Takalar berkomunikasi dengan Kepala Balai Pompengan Jeneberang terkait tuntutan warga.” terangnya.

 

 

editor: maliki hd

 

Pos terkait