Penerapan Ujian Berbasis IT, Ajarkan Kejujuran Siswa.

  • Whatsapp

Oleh, Merry Tama/Nugroho

SIDOARJO, AMUNISINEWS.CO.ID. – Mengajarkan dan menumbuhkan kejujuran kepada siswa saat mengerjakan soal ujian, MINU KH Mukmin Sidoarjo menerapkan ujian berbasis komputer atau IT menggunakan android. Masing-masing siswa mengerjakan soal sesuai dengan yang diujikan.

Suasana Tryout berbasis IT MINU KH.Mukmin, Sidoarjo.

Mereka terapkan pada pelaksanaan tryout yang berlangsung selama tiga hari, berakhir Rabu (28/11) di sekolah setempat.Mata pelajaran yang diujikan pada saat Ujian Nasional (UN) yaitu IPA, Matematika dan Bahasa Indonesia.

Kepala MINU KH Mukmin, Nurul Hamamah kepada wartawan mengatakan Kamis(29/11/2018), tryout kemarin menggunakan IT atau berbasis komputer ini pertama kalinya diadakan pihak sekolah dan bekerjasama dengan qualita pendidikan Indonesia sebagai persiapan untuk UNBK.

Meskipun soal-soal dan lain sebagainya dibuat sendiri dan dilatihkan ke siswa, mereka dapat mengerjakan tugas di sekolah maupun untuk latihan di rumah. Dari qualita pendidikan Indonesia juga dilengkapi dengan analisis butir soal, sehingga berguna bagi guru untuk menganalisa bagaimana tingkat ketercapaian di tiap butir soalnya,ujar Nurul.

“Saat mengerjakan soal, anak-anak sangat antusias mengerjakannya. Dengan melaksanakan ujian berbasis IT ini secara tidak langsung untuk meminimalisir contekan.

Oleh karena itu diharapkan anak-anak tidak bisa mencontek, karena ditiap nomor siswa satu dengan lainnya berbeda soalnya. Jadi ini sekaligus meningkatkan kejujuran siswa,” kata Nurul Hamamah

Lebih jauh Nunuk menjelaskan,ntuk latihan soal, di MINU KH Mukmin juga menggunakan IT atau berbasis komputer. Dengan menggunakan tryout berbasis komputer ini, siswa bisa langsung mengetahui hasil yang mereka kerjakan. Respon siswa pun saat mengerjakan soal juga sangat antusias.

“Selama latihan kemarin dan uji coba memang ada kendala, terutama pada android yang dibawa siswa tidak ada paket datanya. Setelah disambungkan dengan wifi sekolah sudah teratasi. Siswa yang paketannya tidak ada atau tinggal sedikit bisa menggunakan wifi sekolah.

Ia menambahkan, pelaksanakan tes berbasis komputer seperti ini adalah bagian dari menjawab tantangan masa depan, yakni siswa harus cakap IT. Dengan adanya tes berbasis komputer akan lebih mempercepat proses penilaian dan pelaporan terhadap perkembangan siswa atau hasil dari tes tersebut.

“Tentu dengan melakukan hal itu akan bisa cepat disampaikan ke orang tua. Ke depan tidak hanya kelas enam, untuk ulangan harian, pelaksanaan semester akan dilaksanakan dengan berbasis komputer,” tutupnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *