Pengajuan Warga di Program PTSL ternyata Dikutip Biaya oleh Kades

  • Whatsapp

Oleh : Asep Sukmana, B.Sc


KARAWANG, AMUNISINEWS.CO.ID – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilaksanakan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang digemborkan konon tidak ada pungutan biaya.

Tetapi kenyataannya warga masyarakat Desa Teluk bango Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang yang ajukan pendaftaran ternyata di bebani/dikenakan biaya sebesar Rp.500.000.

Kepala Desa (Kades) Teluk Bango yaitu Subur Suhada ketika ditemui di kantornya (Rabu/14/03/18) menerangkan, “Desa Teluk Bango mendapat jatah (quota) PTSL 500 bidang, dan yang baru ajukan daftar sekitar 50 bidang, ternyata kendalanya adalah program tersebut tidak dibarengi dengan keuangan, masyarakat disini dipungut biaya Rp.150.000 – Rp.250.000, saat keadaan disini paceklik jadi masyarakat susah untuk membayarnya.”

Yanih, warga yang bertempat tinggal di Rt.11 Rw.04 Desa Teluk Bango saat di konfirmasi menjelaskan (14/03/18), “saya bikin sertifikat program pemerintah dipintain biaya Rp.1.000.000 untuk dua bidang tanah, dibayarkan kepada Sekertaris Desa (Sekdes) Wawan dengan pake kwitansi.”

Dalam Kepmendagri No.189 tahun 1981 tentang Proyek Operasional Agraria, masyarakat tidak dipungut biaya alias gratis, kerana seluruh anggaran di danai oleh APBN/APBD, hanya ada biaya materai dan administrasi saja (yang di tanggung si pengaju/warga) pada program yang sekarang disebut PTSL.

 

 

editor: maliki hd

Pos terkait