Pengawasan Lemah, Hitungan Minggu Coran Jalan Sudah Seperti Peta Lokasi

  • Whatsapp

Oleh Casban

BEKASI, AMUNISINEWS.CO.ID – Lemahnya pengawas di lapangan menjadi penyebab utama buruknya hasil pekerjaan pengecoran jalan yang dianggarkan dari APBD Kabupaten Bekasi Bekasi. Hal ini kerap menjadi topik pembicaraan dan buah bibir di kalangan pemerhati infrastruktur proyek pemerintah yang anggarannya menggunakan uang rakyat.

Salah satu contoh proyek yang dikerjakan rekanan Pemkab Bekasi salah satunya kegiatan yang baru beberapa hari dikerjakan sudah ada yang retak-retak seperti peta lokasi kegiatan , hal tersebut yang membuat pemerhati angkat bicara karena merasa kecewa atas kinerja Pengawasan dan rekanan yang mengerjakan proyek-proyek tersebut terkesan asal.

Di antaranya pekerjaan jalan di Perumahan Villa Bekasi Indah 2, tepatnya Jalan Hebras Blok H, RT 07/045 Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan. yang dikerjakan baru beberapa minggu lalu.

“Coba aja liat proyek pengecoran jalan yang baru dikerjakan kini sudah mulai rusak dan retak-retak seperti peta lokasi,” terang Pemerhati Anda Suryanto, Ketua DPC LSM PMPRI Bekasi Raya, kepada Amunisinews.co.id. Rabu (19/9).

Lebih lanjut Anda, berharap agar Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat bertindak tegas dalam pengawasan terhadap pembangunan jalan tersebut.

“Kami minta agar Pemkab Bekasi melalui Dinas terkait bisa mengecek langsung pekerjaan ini, dan kami minta untuk diperbaiki, kalau perlu pemborongnya jangan dibayar dulu sebelum jalan ini diperbaiki,” tegasnya.

Anda yang merupakan pemerhati infrastruktur, ketua DPC lembaga swadaya masyarakat Indonesia Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (DPC LSM PMPRI) Bekasi Raya mengaku kecewa, dan menuding bahwa pihak pemborong yang mengerjakan jalan itu.

“Ingin mencari untung besar tanpa memikirkan pengerjaan jalan yang baik dan benar,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, baik kontraktor dan dinas terkait belum berhasil ditemui guna mengkelaeifikasi terkait kegiatan tersebut.

Pos terkait