Pengemudi PT ICL Dijarah Komplotan Penjahat, Pelaku Ditembak Tim Jatanras

  • Whatsapp
Pelaku yang berhasil dilumpuhkan Tim Jatanras
Pelaku yang berhasil dilumpuhkan Tim Jatanras

Oleh: Al Amin

 

TANJUNG PRIUK,  AMUNINISINEWSSetelah diburu 2 pekan, selasa (10/04/2018) siang, pelaku perampasan dan penodongan terhadap pengemudi truking PT Indah Cargo Logistik (ICL) yang biasa beraksi di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, berhasil diringkus tim Jatanras Polres Metro Jakarta Utara.

Menurut informasi yang diperoleh AMUNISINEWS, pada Rabu (21/03) lalu, sekitar pukul 18.00, Muhamad Naim, pengemudi truking ICL melintas di Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Setiba di Perempatan Mambo, lampu lalu lintas dalam keadaan menyala merah sehingga Muhamad Naim pun menghentikan kedaraan yang dikemudikannya. Di saat posisi kendaraan berhenti itulah ia dihampiri 3 orang pemuda.

Tidak lama berselang salah satu pemuda tersebut mendekati Muhamad Naim lewat pintu samping (kiri), sementara kedua rekannya menunggu di bawah. Pemuda yang masuk ke dalam mobil itu meminta sang pengemudi truking ICL menyerahkan barang-barang berharga miliknya. Namun sang pengemudi bersi keras mempertahankannya. Mengetahui rekannya tidak berhasil, kemudian salah seorang komplotan yang berada di bawah langsung naik ke mobil sambil mengeluarkan senjata tajam (sajam) dan mengancam korbannya.

Atas ancaman itu korban terpaksa menyerahkan 2 buah telepon selular beserta dompet yang berisi uang jalan, STNK motor, SIM B2 Umum, KTP dan surat-surat penting lainnya atas nama Muhamad Naim. Setelah mengalami peristiwa perampasan dan penodongan tersebut Muhamad Naim terus melanjutkan  tugasnya menuju area bongkar-muat, di kawasan Airin, New Port Kalibaru.

Setiba di lokasi bongkar muat Airin ia meminjam telepon temannya untuk menghubungi Bagian Gangguan CV Tanjung Raya Kemilau (TRK), mitra kerja PT Indah Logistik, yang bergerak di bidang jasa angkutan barang.

Mengetahui salah satu mitra kerjanya memperoleh masalah, para pengawas TRK langsung beraksi menyusur dan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Dari TKP itu pengawas TRK memperoleh informasi tentang kejadian sekaligus mengantungi ciri-ciri para pelaku. Beberapa berikutnya pengawas TRK pun berhasil menemukan pelaku.

Tetapi ketika pengawas TRK meminta agar pelaku mengembalikan bara-barang milik korban, ditolaknya sambil mengeluarkan ancaman. Karena pelaku enggan mengembalikan barang-barang milik korban, maka dengan didampingi pihak TRK korban pun melaporkan peristiwa yang dialaminya itu ke Polres Metro Jakarta Utara.

Berdasar laporan tersebut pihak kepolisian langsung menindaklanjutinya dengan memburu para pelaku. Dari pengembangan lidik diketahui salah satu dari pelaku adalah residivis yang sedang menjadi buruan polisi. Kemudian pada Selasa (10/04/2018) lalu, Tim Jatanras berhasil melumpuhkan salah satu pelaku, dan kaki kirinya ditembus peluru. Kini kasusnya ditangani Polres Metro Jakarta Utara.al

Pos terkait