Peringati HSN, 45 Ribu Santri Sidoarjo Bakal Pecahkan Rekor MURI Baca Kitab Kuning

 

IMG-20171009-WA0010

Oleh : Tama/Hermawan

SIDOARJO, AMUNISINEWS.COM – Dalam waktu dekat kabupaten Sidoarjo akan menjadikan pemecaharn rekor MURI dalam pembacaan kitab kuning yang akan diikuti 45 ribu santri se kabupaten Sidoarjo pada tanggal 22 Oktober 2017.

Hal ini disampaikan H. Riza Ali Faizin ketua PC. GP Ansor Sidoarjo dalam rapat koordinasi di kantor PC NU Jl. KH. Mukmin Jumat (6/10/2017) tentang pelaksanaan Hari Santri Nasional (HSN)di GOR Delta Sidoarjo.
Hadir dalam rapat kordinasi diantaranya PC.NU Sidoarjo, PC.Muslimat NU, PC. Fatayat NU, PC.IPNU-IPPNU, PC LP Ma’arif, PC.RMI, PC.PMII dan perwakilan RSI Siti Hajar,perwakilan Universitas NU Sidoarjo,FKK TPQ Sidoarjo juga Kesra kabupaten Sidoarjo dan Dinas Pendidian kabupaten Sidoarjo.
H.Riza Ali Faizin ketua PC GP Ansor Sidoarjo kepada wartawan Jumat (6/10) mengatakan, akan melaksanakan pemecahan rekor MURI baca (ngaji) kitab kuning yang diikuti 45 ribu santri di Sidoarjo.

“Dari seluruh elemen, Alhamdulillah sudah bisa hadir, di antaranya PC RMI yang mengkoordinir pondok pesantren, PC LP Ma’arif , FKK yang mengkoordinir TPQ se kabupaten Sidoarjo. Kemungkinan bisa masih bertambah 55 ribu santri  yang akan hadir dalam peringatan Hari Santri Nasional tersebut,” terang Riza.
Pemecahan rekor MURI tersebut pas hari santri oleh Syech Nawawi al Banteni akan diwatsuli akan diijajashi oleh cucunya KH.Ma’ruf Amin yang kemarin sudah dimulai.
Riza menambahkan tujuan ini sengaja untuk hari santri tersebut kita kembalikan santri harus menulis karena teralhir banyak berita-berita HOAX.
“Kita harapkan dengan pemecahan rekor MURI ini tidak hanya baca kitab kuning saja,akan tetapi juga untuk membuat santri –santri berkarya dalam tulisannya seperti karya Syech Nawawi yang karyanya tidak hanya di Indonesia saja tetapi juga mendunia,” tambahnya.
Sementara dalam sambutannya ketua panitia Mohammad Nizar mengatakan,kegiatan yang dipusatkan di GOR Delta Sidoarjo membenarkan akan dibagi tiga titik.

“Dan kegiatan ini yang dicanangkan ini dihadiri oleh tokoh –tokoh seperti  Rois Am KH Ma;ruf Amin, PBNU, KH Agil Sirad,dan Presiden RI.Bapak Joko Widodo,” jelasnya.
Menurut salah satu perwakilan yang hadir menambahkan, Acara yang sejatinya memperingati momentum Resolusi Jihad Hadrotus Syaikh KH. Hasyim Asy’ary tersebut juga akan lebih meriah dengan kehadiran Band jebolan alumni pesantren asal ibu kota, yakni group Band Wali yang juga merupakan satu-satunya group Band profesional yang mendapat amanah dari PBNU untuk menjadi duta Syo Mondok tersebut.

Editor : Hendra Usmaya

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *