Peringati HUT ke 159, Pemkab Sidoarjo Gelar Khitan Massal

Oleh Tama

Suasana khitan massal mendapat apresiasi warga

SIDOARJO,AMUNISINEWS.CO.ID – Teriakan dan jeritan anak kecil terdengar di pendopo belakang Delta Wibawa Sidoarjo pagi tadi. Suara jeritan yang dibarengi tangisan itu berasal dari peserta khitan massal yang digelar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Baznas Kabupaten Sidoarjo, Kamis, (8/2).

Namun teriakan dan jeritan itu hanya dari sebagaian anak yang takut di khitan. Kebanyakan dari mereka hanya diam dan tersenyum saat di khitan. Khitan Massal tersebut digelar dalam rangka memperingati hari jadi ke 159 Kabupaten Sidoarjo tahun 2018 ini.

Sebanyak 215 orang anak yang ikut khitan massal tahun ini yang hadir dari berbagai daerah di kota Sidoarjo. Baznas Sidoarjo memberikan uang saku sebesar Rp. 250 ribu kepada masing-masing anak-anak yang di khitan. Selain itu juga diberikan busana muslim yang terdiri dari baju taqwa, songkok dan sarung. Usai di khitan mereka juga mendapatkan obat-obatan.

Kamis Pagi (8/2) , penyelenggaraan khitan massal tersebut dibuka oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum di pendopo Delta Wibawa. Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH serta Ketua Baznas Sidoarjo Vino Rudy Muntiawan SH hadir dalam kegiatan tersebut. Kepada anak-anak yang akan di khitan, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah berpesan untuk tidak takut.  Ia katakan anak laki-laki harus berani.

“Jangan nangis anak-anak ku ya, harus berani, laki-laki harus berani,”pesannya.

Untuk menambah semangat anak-anak, bupati Sidoarjo memberikan tambahan uang saku pribadinya. Semua anak mendapatkannya meski ia berujar hanya diberikan kepada  anak yang tidak menangis waktu di khitan. Iming-iming tersebut untuk mendorong keberanian anak. Selain uang saku dari bupati sendiri, mereka juga mendapatkan tambahan uang saku lagi dari BPR Delta Artha Sidoarjo.

“Kalau disunat yang tidak nangis nanti tak tambai lima puluh ribu, langsung, jangan nangis anak-anak ku ya, harus berani,”ucapnya lagi.

Ketua II Baznas Sidoarjo Joko Subagia mengatakan penyelenggaraan khitan massal adalah program kerja Baznas Sidoarjo. Tiap tahun rutin diselenggarakan. Selain untuk memperingati hari jadi Kabupaten Sidoarjo, juga untuk meringankan beban masyarakat yang ingin mengkhitankan anaknya. Seluruh masyarakat Sidoarjo boleh ikut dalam khitan massal tersebut,ujarnya.

Ia katakan selain khitan massal gratis, Baznas Sidoarjo juga menggelar pemeriksaan dan operasi mata dan operasi bibir sumbing gratis. Dana kegiatannya selain berasal dari APBD Sidoarjo, juga berasal dari zakat, infak dan sodaqoh yang dihimpun oleh Baznas Sidoarjo,tuturnya.

Sementara Guntur (11)  salah satu anak yang mengikuti khitan masal ,yang bersekolah di MI Hasanudin – Tebel menyampaikan kepada Amunisi“Saya senang kak bisa sunat bersama teman – teman yang lainnya meski sedikit takut,sudah khitan gratis dan dapat hadiah lagin,”ujarnya,

Guntur yang warga desa Karangbong RT 01 RW 01 yang kedatangannya di temani oleh orang tuanya.Guntur juga berkata, bila kelak sudah besar dirinya  ingin bercita – cita  menjadi tentara  tersebut,mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Sidoarjo karena telah mengadakan khitan massal ini.pungkasnya.

 

 

(Visited 38 times, 1 visits today)
News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *