Perum Damri Merauke Siap Melayani Rute Erambu-Domande, Merauke-BovenDigoel Asalkan Akses Jalan Memadai

  • Whatsapp
Kepala Stasiun Perum Damri Merauke M.Situmorang bersama Kepala Perwakilan Media Amunisi.
Kepala Stasiun Perum Damri Merauke M.Situmorang bersama Kepala Perwakilan Media Amunisi.

Merauke, Amunisinews.com –Perum Damri siap melayani kalau akses jalan benar fungsional, seperti tahun 2012 Damri sudah melayani perjalanan Merauke BovenDigoel oleh karena jalan rusak berat akses dari Asiki ke Boven tidak lagi melayani jalan BovenDigoel yang selalu mengalami kerusakan.

Dari 21 armada Damri yang kita siapkan dan sekarang  melayani  tinggal 15 armada dan kesemuanya sudah melayani daerah terpencil seperti  meliputi Puri Puting Jegel, Merauke Semangga Tanah Miring Jagebob Kurik Animha Malind Ngguti Ilwayap Kimaam Tabonji Waan Tubang Kaptel Sota Nauken Jerai Muting Ulilin Elikobel.
Yang sekarang ditunggu- tunggu untuk jalur trayek perintis Erambu-Domande, karena kondisi jalan Rusak ke daerah itu tidak memungkinkan armada Damri masuk.

Kepala Stasiun Perum Damri Merauke, M. Situmorang mengatakan, dua unit bus ber-AC itu masih belum digunakan di Kantor Perum Damri. Bus baru akan dioperasikan jika kondisi rute Erambu-Domande benar-benar memadai. Langkah ini diambil karena pihaknya tak mau ambil resiko.

“Hanya dua bus baru yang melayani rute Kurik dan Sota karena jalannya memang memadai, dua bus lainnya masih stanby. Kalau jalan sudah bagus akan segera terlayani,” katanya kepada media Amunisi yang dijumpai di kantornya.

M. Sutumorang memohon kepada Pemerintah Daerah Merauke bisa memperhatikan akses jalan Erambu- Domande difungsikan dan dibuat jalan bagus supaya armada bus Damri yang kita sudah sediakan bisa masuk ke Erambu-Domande dan juga jalan yang menuju BoveDigoel.

“Kami mengharapkan jalan bisa bagus dan mulus agar kita bisa buka kembali akses Merauke-BovenDigoel demi memajukan transportasi di Merauke, tentunya patut diimbangi dengan penyediaan infrastruktur jalan yang benar-benar memadai,” katanya.

Ia menjelaskan, empat unit bus dari Kementerian Perhubungan yang disiapkan tergolong moderen. Setiap bus berkapasitas 19 kursi dan dilengkapi pendingin udara. Demi menjaga kualitas bus, pihaknya mengingatkan masyarakat bersama menjaga kebersihan bus.

“Kami himbau penumpang tidak merokok, makan pinang selama perjalanan dan menempatkan barang bawaannya seperti hasil buruan dalam coolbox atau tempat yang aman, sehingga tidak mengganggu kenyamanan penumpang lain maupun merusak AC bus,” ujarnya.

Lanjutnya, kini kebutuhkan masyarakat terhadap pengunaan bus Damri semakin meningkat. Dengan begitu, sangat tepat jika pemerintah pusat memberikan perhatian tersendiri.

“Ini demi memajukan transportasi di Merauke, tentunya patut diimbangi dengan penyediaan infrastruktur jalan yang benar-benar memadai,” katanya. (Rahman)

Pos terkait