Pewarta Sidoarjo di Hari Anak Nasional, Berbagi Kebaikan Bersama Anak Jalanan

  • Whatsapp

Oleh, Tama

SIDOARJO, AMUNISINEWS.CO.ID.- Saat ini Anak Jalanan masih menjadi persoalan sosial di Indonesia. Tak heran bila kita sering menjumpai mereka di jalan sudut kota. Fakir miskin dan anak – anak terlantar dipelihara oleh Negara. Hal itu sudah ada pada Undang – Undang Dasar 1945 pasal 34. Namun faktanya masih banyak anak-anak jalanan belum merasa dilindungi oleh negara.

Fakta inilah akhirnya menggugah kepedulian para pewarta Sidoarjo, dengan berbagi masker dan makanan juga air mineral di Traffic light sepanjang Kecamatan Taman Sidoarjo, Kamis (23/7/2020). Hal ini merupakan salahsatu bentuk kepedulian pewarta Sidoarjo kepada anak jalanan yang beketepatan di Hari Anak Nasional (HAN).

Bagus (14) salah satu Anak Jalanan, yang biasanya dipanggil Casper mengatakan, hidup di jalanan mulai dari kelas lima SD. Dan hasil dari mengamen di jalan untuk membantu Ibu dan keluarga.
”Saya dari kecil masih Sekolah Dasar sudah di ngamen di jalanan dan sampai sekarang, hasil dari mengamen itu untuk bantu Ibu dan keluarga dirumah”, akuinya pada AMUNISINEWS.CO.ID, Kamis (23/7) saat ditemui di sisi Jalan Raya Sidoarjo.

Casper merasa senang dan berterima kasih, kepada kakak – kakak pewarta. Yang sudah memberikan perhatian dengan mengajak juga mau ngobrol, makan bersama dan membagikan masker pada teman-teman saya.
“Doa kami semoga kakak – kakak pewarta diberikan kesehatan dan kesuksesan, kami merasa senang dengan kedatangan kakak-kakak yang mau mengajak kami makan, minum bersama”, imbuhnya.

Sementara itu salah satu Pewarta Sidoarjo Tama mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kita para pewarta kepada anak-anak khususnya anak jalanan.
“Saya bersama teman – teman pewarta di Sidoarjo Jawa Timur tertarik dengan masalah sosial di Indonesia. Khususnya anak-anak jalanan yang ada di Sidoarjo, untuk itu kami turun bersama mereka, kami sangat peduli sama mereka, mereka adalah anak-anak Indonesia yang mesti kita bantu”, katanya.

Tama, katakan mungkin mereka (anak jalanan red) tidak seberuntung anak-anak yang lainnya, yang dapat belajar dan bermain dengan baik. Apalagi tingginya kekerasan seperti bullying yang berujung pada kekerasan fisik semakin marak terjadi.
“Nantinya masih ada lagi sedikit bantuan berupa buku baca anak dan alat – alat tulis yang akan kami berikan untuk anak-anak jalanan yang berketepatan di Hari Anak Nasional (HAN)”, katanya.

Tama berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan, khususnya pada anak-anak jalanan. Karena bagaimana pun mereka adalah generasi penerus bangsa yang memiliki hak untuk dapat tumbuh kembang dengan baik.
”Pemerintah mesti dapat memperhatikan anak-anak jalanan itu karena mereka juga merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki hak untuk dapat tumbuh kembang, mereka mesti dapat menikmati Sekolah seperti anak-anak pada masanya”, tutupnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *