Pilkada Harus Bebas dari Money politic

Oleh : Budi Setiawan

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID – Pesta Demokrasi pemilihan kepala daerah tahun (Pilkada) 2018 akan menentukan nasib bagi masayarakat daerah itu sendiri.

Pasangan Calon atau kandidat yang mendaftarkan ke KPUD pada hari ini, tentunya sudah mendapatkan restu dari beberapa Ketua umum Partai politik untuk dapat berkoalisi guna mencapai Syarat masuk pencalonan
Gubernur, Walikota, Bupati.

Masyarakat sekarang  sudah mulai cerdas untuk dapat memilih siapa calon pemimpinnya, jangan lagi seperti masalalu karena dikasih imbalan maka mengarahkan pilihan ke calon tertentu. Bila tidak sesuai aspirasi dan hati nurani, apalagi salah pilih, akan menyebabkan kemunduran bagi daerah masyarakat itu sendiri. Untuk memilih calon kepala daerah, masyarakat harus pilah apa calon berdasarkan hati nurani rakyat, jangan memilih pemimpin seperti beli kucing di dalam karung harus tau betul-betul track record calon pemimpin dan visi  misi nya untuk membangun sebuah daerah, track record sangat dibutuhkan, agar tau kemampuan dan kinerja calon pemimpin tersebut, yang penting calon pemimpin tersebut benar-benar pro rakyat, bekerja untuk kemakmuran rakyat,, ” ungkap Ketua umum Gardu BTP (Gerakan Dukung, Bersih, Tegas, Pintar) tandas Drs.Amin Minhan, SH pada jurnalis Rabu,10/1/18.di Jakarta.

Komite Pemilihan Umum daerah (KPUD) sebagai penyelenggara dan Bawaslu sebagai pengawas harus benar- benar menyangga Pilkada ini dengan netralitas, harus betul-betul menyelenggarakan bebas dari sarat kepentingan.
Sangat berbahaya bila KPUD dan Bawaslu adalah simpatisan dari Calon Kepala Daerah maupun simpatisan Partai Politik, masyarakat bisa ribut, dan bisa terjadi benturan di masyarakat, demikian pungkas Drs.Amin Minhan, SH pria yang dikenal Vocal.

Diharapkan Pilkada kali ini bisa bebas dari money politik, untuk itu benar-benar diharapkan peran dari semua elemen masyarakat, Calon kandidat, KPUD, Bawaslu maupun pihak keamanan maupun KPK.

Memang sering terdengar, adanya dugaan money politik dari calon kepala daerah dan tim sukses kandidat, untuk itu sekali lagi, tentunya semua lapisan elemen masyarakat dan unsur pihak keamanan baik Kepolisian RI dan KPK diharapkan untuk dapat mengawasi agar terhindari dari bagi-bagi duit dan lainnya kepada masyarakat yang mencoreng Citra Pilkada yang bersih, demikian Drs.Amin Minhan, SH. Ketua Umum Gerakan Dukung Bersih Tegas Pintar.

 

 

editor: maliki hd

 

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *