Plt Bupati Sidoarjo Acungi Jempol Desa Ketapang, Launching BumDes di Tengah Pandemi

  • Whatsapp

Oleh Tama

SIDOARJO, AMUNISINEWS.CO.ID-Tidak menyurutkan yang terjadi di tengah pandemi Covid-19,masyarakat Desa Ketapang, Kecamatan Tanggulangin untuk membangun desanya.

Masyarakat Desa Ketapang mendirikan wisata pemancingan. Terdapat tiga kolam pancing dilahan bekas lapangan yang luasnya kurang lebih 2 hektar tersebut.Tempat pemancingan yang berada di Selatan Balai Desa Ketapang tersebut dijadikan BUMDes Delta Mandiri.

Wakil Bupati H. Nur Ahmad Syaifuddin SH melaunching BUMDes Delta Mandiri Desa Ketapang Kecamatan Tanggulangin tersebut, Sabtu (27/6). Wabup acungi jempol atas prakarsa pembentukan BUMDes seperti ini.Semangat masyarakat untuk memajukan desanya sangat luar biasa,meski terjadi pandemi Covid-19. Geliat aktivitas masyarakat Desa Ketapang masih tampak.

Semangat yang luar biasa tersebut menurutnya benar-benar patut diacungi jempol. Pasalnya dengan penduduk Desa Ketapang yang sudah tidak utuh lagi,masih bersemangat mewujudkan desa yang kuat dan perekonomian yang meningkat. Separuh lebih jiwa telah pindah tempat tinggal akibat dampak luapan lumpur Lapindo.

“Saya acungi jempol untuk masyarakat Ketapang masih bisa melaunching BUMDes dikala Covid-19,”ujarnya.

Wabup H. Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan membentuk BUMDes merupakan langkah yang tepat. Dirinya menginginkan ada kemandirian dari desa. Kemandirian desa harus diciptakan. Dengan begitu ekonomi masyarakatnya akan kuat.

“Apabila desa dapat mandiri, makmur dan dapat memanage potensinya dengan baik maka negara akan menjadi kuat, jadi negara itu akan kuat apabila ditopang oleh pemerintahan provinsi yang kuat, kabupaten yang kuat lalu kecamatan dan desa yang kuat khususnya Desa Ketapang Tanggulangin ini,”ucapnya.

Dikatakannya membesarkan usaha harus dimulai dari masyarakat itu sendiri. Masyarakatnya harus guyup. Solidaritas dan gotong royong harus tampak. Disamping itu desa harus bisa memanage dengan baik. Pengelolaannya harus profesional. Berbagai masukan masyarakat harus didengarkan. Yang terbaik untuk masyarakat harus dilakukan. Dengan Begitu dirinya yakin usaha tersebut akan berjalan dengan baik.

sementara itu camat Tanggulangin Sabino Mariano sendiri mengatakan,pembentukan BUMDes Delta Mandiri murni dari prakarsa masyarakat Desa Ketapang. Secara swadaya, masyarakat berhasil mengumpulkan modal sebesar Rp. 1,7 milyar. Kemudian ditahun 2019 ada penyertaan modal dari Pemerintah Desa Ketapang kurang lebih sebesar Rp. 600 juta. Tahun 2020 ini, Pemdes Ketapang menambah modal sebesar Rp. 100 juta. Sehingga total investasi yang telah berjalan kepada BUMDes Delta Mandiri sebesar Rp. 2,4 milyar.

“Masyarakat yang saat ini masih disini kurang lebih sekitar 1.500 sekian jiwa dan masih ber KTP di Ketapang dan sebagaian sudah ada diluar tetapi semangat dan jiwanya masih sama-sama untuk membangun Desa Ketapang,”pungkasnya.

Sabino juga berharap semangat tersebut akan terus dibangun bersama menuju desa yang mandiri. Desa yang memiliki semangat membangun potensi yang memberikan dampak positif kepada masyarakatnya. Dikatakanya juga kedepan akan ada usaha-usaha lainnya selain wisata pemancingan. Dirinya juga berharap nantinya masyarakat Desa Ketapang juga akan membangun desanya menjadi desa yang tangguh menghadapi bencana.

“Mudah-mudahan kedepan semangat bapak ibu ini tetap sama dan kita yang di pemerintahan ini akan membantu dan mendesain,”imbuhnya.tam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *