Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu Asal Malaysia di Lintas Timur Sumatera

Oleh : Aris

KOTA JAMBI, AMUNISI – Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi kembali berhasil menggagalkan dan menangkap pelaku penyelundupan sabu dari anggota sindikat narkoba jaringan Malaysia, dengan barang bukti 1 Kg sabu yang dikemas dalam bungkus kopi.

Kombes Pol Eka Wahyudianta, SIK Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Jambi, yang didampingi oleh Kabid Humas Polda Jambi Kombespol Kuswahyudi Tresnadi, SH, SIK saat menggelar konferensi pers Mengatakan, “ Pelaku berinisial AL ditangkap saat membawa 1 Kg sabu asal Malaysia yang masuk dari Tanjung Balai Karimun, Riau dan menuju Jambi untuk diantar ke Palembang, ” Ungkapnya.

Kombes Pol Eka mengatakan, “Pelaku ditangkap pada Rabu dinihari (17/7/19) oleh tim Ditresnarkoba di depan Pos PJR perbatasan Jambi – Riau atau tepatnya di jalan Lintas Timur Sumatera di Kabupaten Tanjab Barat, “ Ungkap Kombes Pol Eka.

Kombes Pol Eka Menambahkan, “ Dalam kasus ini berhasil diungkap, setelah tim mendapatkan informasi akan adanya transaksi narkoba yang akan melintasi Jambi dari Riau menuju Palembang, lalu kami dari Tim Ditresnarkoba turun ke lapangan dan mengechek kebenarannya maka langsung kami selidiki, ” Katanya.

Dalam Penyelidikannya terungkap dari keterangan pelaku, dirinya diperintahkan seseorang untuk menjemput barang bukti dari Tanjung Balai Karimun menuju Buton dengan menggunakan kapal Fery ke Pekan Baru dan dilanjutkan dengan menggunakan mobil Travel menuju Jambi dan Palembang Sumatera Selatan.

“Setelah mendapatkan infomasi yang pasti, kemudian tim Ditresnarkoba Polda Jambi mencegat mobil yang diduga membawa sabu oleh pelaku.
“Setelah diperiksa, ternyata didalam tas ditemukan sabu yang diakui milik pelaku AL yang baru diambilnya dari Tanjung Balai Karimun unuk diantar ke Palembang Sumatera Selatan melalui Jambi.

Pelaku yang berinisial AL tersebut ternyata membawa barang bukti berupa Sabu yang dikemas dengan bungkusan kopi  Ahuat White Coffe dengan berat 1 Kg,” Ungkap Kombes Pol Eka.

Atas perbuatannya tersebut, Pelaku AL terancam dikenakan pasal 114 ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp10 miliar, “ Katanya.

 

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *