Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Narkoba Poros Batam – Jakarta

  • Whatsapp

Oleh Ulis JP

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, berhasil membongkar kasus peredaran barang haram jenis sabu, jaringan Batam – Lampung dan Jakarta.

Sebanyak 15 tersangka dan barang bukti seberat 68 kilogram, turut di amankan petugas dalam mengungkap kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol, Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal setelah pihaknya mendapatkan informasi, bahwa adanya peredaran barang haram narkotika dari luar yang hendak beredar ke Jakarta. Bahkan informasi tersebut lanjut Argo, diterima petugas, sejak awal bulan september 2019 lalu.

“Setelah di lakukan penyelidikan, petugas berhasil mengamankan tersangka berinisial YA, besama barang bukti sabu seberat 5 kilogram, di daerah Beji, Kota Depok, pada (19/09) lalu,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (31/10).

Berkat interogasi dari tersangka YA itu, lalu polisi kembali menangkap tersangka MS di daerah Cibinong beserta barang bukti sabu, seberat 3 kilo gram.

“Setelah itu kita sisir satu rumah di daerah Sentul, kita dapat barang di sana tapi pelaku masih kita cari. Ada barang sekitar 29 kg narkotika jenis sabu, ada juga mobil pengangkut barang haram tersebut,” tambah Argo.

Usai meringkus dua orang tersangka dan mengamankan sabu di sebuah rumah di daerah Sentul, pada tanggal (21/10) petugas yang terdiri dari 3 tim itu, berpencar ke tiga daerah yaitu, Batam, Pekan Baru dan Lampung. Sehingga polisi juga berhasil menangkap para tersangka lainnya, dan mengamankan barang bukti sebanyak puluhan kilo gram sabu.

Untuk melancarkan aksi mereka itu, para tersangka mempunyai perannya masing – masing. Ada yang membungkus dengan kain bekas helm, membawa dengan mobil yang dimodifikasi hingga diselipkan ke dalam sepatu lalu sepatu itu digunakan.

“Di Lampung itu kita tangkap di sekitar pintu tol. Kita dapat tersangka MS, MA, MD, RS dan RR itu yang bersangkutan memasukan narkotika di sepatu, ini sepatunya baru,” ungkap Argo.

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Ahmad Fanani mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut dan memburu bos besar pemilik sabu itu. Dari jaringan ini, total polisi mengamankan 68 kg sabu.

“Total 68 kilogram sabu. Asal barang dari Malaysia masuk ke Aceh ke Batam dan mecah,” jelas Fanani.

Guna mempertanggungjawab atas perbuatan tersebut, ke-15 tersangka ini dikenakan Pasal 114 ayat 2, Pasal 112, Pasal 132 UU Narkotika 35 tahun 2009. Para tersangka terancam hukuman paling lama 20 tahun.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *