Polres Blitar Cari Barang Bukti 12 Anggota Dewan Dalam Kasus KONI

 

Oleh Framky Urias

BLITAR,AMUNISINEWS.CO.ID. – Korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang menyeret 12 anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar masih berlanjut proses hukumnya. Meski sebelumnya dikabarkan uang panas tersebut dikembalikan, masih dicari barang bukti lain yang memperkuat para anggota dewan ini melakukan tindak korupsi.

Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya mengatakan, kasus KONI terkait dengan anggota dewan ini masih berlanjut. Kepolisian memilih langkah untuk terus mengembangkan kasus korupsi KONI ini, meski pada saat ini masih dalam tahap penyelidikan. “ Kita masih melakukan pengempulan bukti-bukti yang ada,” ungkap, AKBP Slamet Waluyo.

Ditegaskan, Polres Blitar saat ini mengambil langkah tegas untuk menindak koruptor. Yakni dengan terus melakukan penyelidikan. Mungkin dalam waktu dekat akan ada tersangka atas kasus ini. “ Ya masih penyelidikan. Kita tunggu saja dalam waktu dekat,” kata, Kapolres Blitar.

Sementara itu, Ketua Umum LSM Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK), M Triyanto mendukung tindakan Polres Blitar yang tetap melanjutkan kasus yang menimpa dewan. Sebab menurutnya para anggota dewan ini jelas melakukan tindakan korupsi dengan menggunakan anggaran eksekutif.

“ Saya acungi jempol tindakan tegas Polres Blitar yang masih lanjut menindak para koruptor meski anginnya sangat kencang,” ujarnya.

Triyanto juga mengungkapkan kalau dirinya juga telah melakukan koordinasi dengan kejaksaan. Tujuannya untuk mencari jalan agar para dewan yang kecipratan ini bisa diusut tuntas hingga melenggang ke pengadilan.

“ Waktu saya hubungi Kasi Intel Kejaksaan Negeri Blitar Pak Safi, dikatakan kejaksaan menunggu diterbitkannya surat perintah penyidikan, sementara agar hal tersebut terwujud pelaku perlu harus ditetapkan jadi tersangka terlebih dahulu,” kata Triyanto.(

 

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *