Polsek Cikande Ringkus 4 Pengeroyok Anggota Polisi, Hanya 12 jam

  • Whatsapp
Kapolsek Cikande, Kompol Kosasih

Oleh : Yadi/rilisReskrim

Kapolsek Cikande, Kompol Kosasih

SERANG, AMUNISINEWS.CO.ID — Upaya personil Polsek Cikande menangkap tersangka pengeroyok Panit Lantas Polsek Cikande. Dalam waktu sekitar 12 jam setelah peristiwa pengeroyokan, petugas reskrim meringkus empat tersangka pengeroyokan Bripka Tri Widianto di Wisma Cariti, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Rabu (12/9/2018) dinihari pukul 05.00 Wib

Menurut Kapolsek Cikande, Kompol Kosasih, Kurang dari 24 jam, empat orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan, penganiayaan dan pengrusakan fasilitas penginapan sudah kita tangkap. Keempat nya yang diduga pengeroyok ini ditangkap di lokasi terpisah,” ungkapnya.

Kapolsek menjelaskan dari keempat tersangka yang ditangkap, pihaknya belum dapat memberikan identitas dan belum mengetahui peran masing-masing karena belum diperiksa.

Namun diketahui saat peristiwa terjadi, diantara pelaku ada yang membawa sajam (badik). Kapolsek menjelaskan pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya.

“Masih ada pelaku lain yang masih kita kejar. Jumlah pelaku tidak perlu saya sebutkan tapi identitasnya sudah kita dapatkan,” tandasnya.

Seperti diberitakan, Bripka Tri Widianto (40) personil Polsek Cikande telah menjadi sasaran kebrutalan sekelompok massa hingga sekujur badan lebam/memar yang diduga oknum satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) beratribut Labas, saat aparat Polsek Cikande melerai keributan tersebut.

Kejadian pengeroyokan ini, korban selaku Panit Lantas Polsek Cikande ini di saksikan oleh Rio (Satpam) dan Yuliana (Resepsionis) setempat.

Diperoleh keterangan, aksi pengeroyokan anggota Korps Bhayangkara ini terjadi di Wisma Cariti, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Rabu (12/9/2018) sekitar pukul 01.00 WIB.

Berawal dari seorang pria yang diduga anggota LSM datang ke Wisma Cariti dengan membawa seorang wanita.

Kepada petugas resepsionis, pria yang belum diketahui identitasnya ini datang untuk memesan kamar.

Oleh petugas resepsionis, pria tersebut diminta untuk membayar sewa kamar terlebih dahulu, namun pelaku tidak mau membayar. Karena tidak mau bayar, petugas resepsionis menolak untuk memberikan kunci kamar.

Akibat diminta untuk bayar sewa kamar, pelaku ngamuk dan menganiaya petugas resepsionis. Kejadian penganiayaan itu sempat dilerai oleh petugas satpam.

Masih belum puas, pelaku kemudian menghubungi kelompoknya. Beberapa saat setelah diberitahu, sekelompok orang dengan membawa atribut LSM datang ke Wisma Cariti dan langsung mengobrak abrik ruangan.

Bripka Tri Widianto mendapatkan laporan adanya keributan, juga mendatangi Wisma Cariti.

Tiba di lokasi kejadian, Bripka Tri memperkenalkan diri sebagai personil Polsek Cikande dan berusaha untuk meredam keributan. Namun entah siapa yang memprovokasi, petugas polisi ini malah menjadi sasaran kebrutalan. Hingga akibatkan aparat Polsek Cikande diberi pengobatan ke Puskesmas terdekat.

 

editor: maliki hd

 

 

Pos terkait