POPT Tirtajaya Abaikan Juklak Juknis Dem Area

  • Whatsapp

oleh Asep Sukman

KARAWANG, AMUNISINEWS.CO.ID-Setiap Poktan/Gapoktan yang menerima program Dem Area Budidaya Tanaman Sehat, mendapatkan bantuan barang dan dana untuk membeli sarana produksi kegiatan Budidaya tanaman sehat.

Bantuan dana tersebut untuk meningkatkan partisipasi petani dalam kegiatan sehingga menumbuhkan rasa memiliki kegiatan tersebut.

Namun sangat disesalkan, poktan Kecamatan Tirtajaya yang mendapatkan dana bantuan Program Dem Area anggaran tahun 2019 tidak mencairkan secara langsung untuk membeli sarana produksi pertanian, melainkan disuplai petugas POPT yang bernama Yuli.

Atam, Ketua Poktan Desa Tambak Sumur saat ditemui dirimahnya (07/01/20) mengatakan, kelompok tidak pernah membeli barang apapun, hanya menerima barang sarana pertanian.

“Tidak tahu siapa yang mensuplai pupuk petroganik, Aph maupun tanaman refugia, setiap barang yang datang saya laporkan ke Bu Yuli sebagai POPT Kecamatan Tirtajaya,” katanya.

Yuli sebagai Petugas OPT menjelaskan (02/01/20), semua Poktan yang mendapatkan dana bantuan program Dem Area BTS anggaran tahun 2019 semuanya tidak bisa mencairkan secara langsung, harus dilakukan pemindahan pembukuan, jadi petani dikirim barang semuanya.

Berdasarkan keterangan Ketua Poktan dan Petugas OPT Kecamatan Tirtajaya, maka jelas POPT kec. Tirtajaya abaikan Juklak Juknis pelaksanaan program Dem Area Budidaya Tanaman Sehat, seharusnya Pengurus Poktan mebelanjakan semua sarana yang diperlukan untuk program Dem Area, agar merasa memiliki program tersebut, karena kelompok tidak merasa memiliki program maka masi banyak barang yang tidak dipakai dan sudah rusak kemasannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *