Posisi Kades Sukabangun Diambil oleh Isteri?

  • Whatsapp

Oleh Tri Teguh A

KETAPANG, AMUNISINEWS.CO.ID-Masyarakat Desa Sukabangun Dalam merasa resah dikarenakan istri Kades terlalu mencampuri urusan di desa.

Seperti yang disampaikan Arahman yang biasa dipanggil kesehariannya alias Pek,  angkat bicara kepada amunisi beberapa hari yang lalu, ia sangat mengesalkan dengan ulahnya istri kades Sukabangun Dalam Kecamatan Delta PawanKabupaten Ketapang Kalimantan Barat.

“istri Kades terlalu banyak mencampuri urusan di dalam desa kami, sementara di desa sudah dibantu dengan perangkatnya seperti sekdes, dan yang lainnya,” katanya.

Dikarenakan banyak campur tangan Ibu kepala desa sehingga urusan desa dilakukan dengan unsur adanya (KKN). “Kades Harun lebih mempercayai istrinya dari pada perangkatnya,”pungkas Arahman alias Pek.

Rabu, tanggal 24/6/2020 awak media amunisi temui Harun selaku kepala desa sukabangun dalam tepat di ruang kerjanya di kantor desa pada pukul 09:46 pagi, Harun mengatakan bahwa ia merasa bahwa istrinya tidak pernah ikut campur dalam sepengurusan di desa, adapun itu paling tidak membantu masyarakat seperti warga yang sakit, selain itu juga ia sebagai ketua PKK.

Pada saat awak media amunisi lakukan komfirmasi disaksikan juga oleh Abdul Wahap selaku Babinsa serta ketua LPM di Kantor Desa sukabangun dalam, dan Abdul wahab menambahkan,”saya selaku ketua LPM juga yang seharusnya memonitor apa yang keterkaitan dalam masyrakat maupun juga dalam hal ini, dan kebetulan saya bukan tugasnya di sini yang sebenarnya di KKU (Kecamatan Kayong Utara), sebagai sekertaris yang mewakilkan sebagai pengganti yang sifatnya emergency ataupun tidak emergency, yaitu Fabilah selaku masyrakat yang mengantikan saya,= tegasnya.

Sekedar tambahannya lagi, yang jelas istri kades tugas dan tanggung jawabnya PKK, namun dilain itu maksut dari istri Kades ingin mensport Harun selaku istri, dan sewajarnya saja jika Ibu kades mengikut campuri segala urusan desa demi kepentingan suaminya untuk mendampingi kepala desa, seperti contohnya Istri kades dapat mewakili kepala desa seperti apabila adanya kegiatan-kegiatan dalam hal yang sifatnya emergency, tentunya istri Kades diperbolehkan ikut berperan dalam kontek ini, tegasnya lagi.

Adapun yang ditambahkan Jumadi selaku LSM-Laki Ketapang , berdasarkan hasil investigasi di lapangan bahwa masyrakat desa sukabangun dalam setiap ber-urusan slalu dihadapkan kepada istri Kades, sementara yang menjadi sorotan tajam berbagai kalangan dari masyarakat, Ibu Kades  selaku ibu rumah tangga bukan untuk mengurus kepentingan desa, namun pada saat masyarakat berurusan selalu dilemparkan kepada istrinya.

Namun eronisnya lagi perangkat desa selalu mengeluh dengan ulahnya istri Kades terlalu banyak mencampuri urusan di kantor desa. “sehingga kami selaku pengurus di kantor desa seperti yang dituturkan oleh (Er), “pungkas Jumadi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *