PPK : Jembatan Itu Tempohari Pernah Kami Perbaiki

  • Whatsapp

Oleh Robi

SUNGAILIAT BABEL,AMUNISINEWS.CO.ID—Purwanti, PPK jembatan senilai Rp 8 miliar  yang bermasalah mengaku pernah memperbaiki jembatan tersebut beberapa bulan yang lalu namun karena kerusakannya cukup parah, hasilnya tidak sempurna seperti yang diharapkan,

“Tempo hari jembatan itu sudah diperbaiki oleh pemborongnya namun saya juga tidak mengerti kenapa sudah rusak lagi dan kerusakan itu semakin parah,” ungkap Purwanti, Kamis (11/01/2018)

Pengakuan Purwanti itu disaat Amunisinews melakukan konfirmasi ke kantornya.

Pada berita sebelumnya, diketahui jembatan penghubung Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sungailiat dengan Pelabuhan Nelayan Sungailiat yang dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Sungailiat Bangka Belitung pada tahun 2015 yang lalu sudah mengalami kerusakan yang cukup parah pada bagian pondasi dan opritnya.

Kerusakan tersebut terpantau pada Selasa (9/01/2018) saat Amunisi News melakukan investigasi dilapangan, Pondasi jembatan itu sudah banyak mengalami keretekan yang memanjang dan juga Pondasi jembatan itu turun beberapa Sentimeter dari awalnya.

Selain pondasi yang retak dan turun, kerusakan yang parah juga terletak pada opritnya, pada oprit tersebut banyak mengalami retak yang memanjang dan juga ada yang patah.

Sedari awal pembangunan proyek yang berlokasi di pelabuhan Perikanan Nusantara Sungailiat Bangka ini sudah menimbulkan kecurigaan dan tanda tanya dimasyarakat Kabupaten Bangka,  pasalnya disaat mulai dikerjakan, awalnya tidak ada papan plang atau papan nama. Tetapi setelah beberapa hari dan sudah didatangi beberapa wartawan, ahirnya pihak Ditjen Perikanan Tangkap Perikanan Nusantara Sungailiat di bawah kementrian kelautan dan perikanan memasang papan nama proyek tetapi tidak dicantumkan berapa pagu dana atau nilai proyek tersebut.

Sementara itu Kepala Kementerian  Pelabuhan Perikanan Nusantara Sungailiat, Tri Aris Wibowo masih belum bisa dikonfirmasi baik langsung ataupun melalui telepon, karena sewaktu didatangi dikantornya yang terletak di Pelabuhan Perikanan Sungailiat Bangka pada Kamis (11/01/2018) sekira jam 10.00 pagi yang bersangkutan tidak ada ditempat, menurut salah satu satpamnya pak Kepala sedang Dinas Luar (DL),

“Maaf pak,  bapak Kepala sedang ada rapat diluar”, jelas salah seorang Satpam

Info yang berhasil Amunisinews dapati bahwa proyek itu dilelang dan tendernya semua di pusat, dengan pagu dana 8 milyar rupiah lebih dan dikerjakan oleh rekanan dari PT Cipta Niagatama Nusantara asal Jakarta.

 

Minta Polda Babel Lidik

Sementara itu Ketua LSM Gebrak Babel Suherman Saleh meminta Tipikor Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk melakukan penyelidikan terhadap proyek jembatan yang bermasalah itu. Hal itu diungkapkannya dalam rilis yang dikirimkan ke redaksi Amunisi News pada Selasa (16/01/2018) kemarin, atas nama LSM Gebrak Babel kami meminta kepada Tipikor Polda untuk menyelidiki proyek jembatan yang sempat diramaikan media karena  terindikasi ada dugaan penyimpangan baik dalam lelang ataupun pada fisik proyeknya,

“Kalau kita lihat hasilnya, saya menduga terindikasi ada penyimpangan, apakah dalam lelang ataupun pada fisik Jembatan tersebut,” tulisnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *