Presiden Joko Widodo Targetkan 7,5 juta Warga DKI Jakarta Tuntas Vaksinasi Di Agustus

  • Whatsapp

Oleh, Ulis JP

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID.- Wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya mengalami kejadian luar biasa dan berstatus Darurat Level 4 Covid-19. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan sebanyak 7,5 juta penduduk di DKI Jakarta dan sekitarnya harus sudah tervaksinasi pada akhir Agustus nanti. Percepatan penanganan Covid-19 ini perlu dilakukan untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity.

Untuk mempercepat penanganan Covid-19 tersebut, Polda Metro Jaya menggagas program ‘Vaksinasi Merdeka’, seiring menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-76, 17 Agustus 2021.

Gagasan tersebut disambut baik dari para Donatur untuk menyukseskan program ‘Vaksinasi Merdeka’ dengan menyumbangkan alat/logistik yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan Vaksin Merdeka Polda Metro Jaya.

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Kapolda Metro Jaya di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, pada Jumat 30 Juli 2021.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Fadil Imran mengucapkan terimakasih kepada para donator yang menyumbangkan logistik untuk kelancaran pelaksanaan Vaksinasi Merdeka yang akan dilaksanakan di jajaran Polda Metro Jaya mulai tanggal 1 hingga 17 Agustus mendatang.
“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh donator, dari BCA yang telah membatu dan dan sejumlah uang untuk transportasi dan akomodasi logistic, para relawan juga kepada rumah sakit Siloam yang telah membantu kami, group dan masker medis alodokter dan Indonesia Pasti Bisa yang telah membantu kami dalam bentuk handsanitizer dan dokter medis, gojek yang sudah menyumbangkan free transport relawan 2 kali perhari dengan total sebesar Rp 85.000 bagi peserta topsin, demikian juga dengan para relawan PMI DKI Jakarta yang sudah menyiapkan mobil ambulans jika diperlukan dari dan menuju rumah sakit dari titik vaksinasi Merdeka.
Bapak Indragilo yang terhubung dengan jaringan internet di setiap vaksin yang yang sungguh-sungguh sangat bermanfaat bagi kita semua, demikian juga dengan Bapak Christopher dari sillo maritime yang menyumbangkan 10 mobil yang dapat digunakan untuk sarana transportasi bagi masyarakat tapi sungguh-sungguh menjadi roh dari kegiatan ini, juga kepada anak-anak muda, kepada mahasiswa,  kepada dokter-dokter muda, kepada relawan-relawan muda yang menyumbangkan konsep/model yang menurut saya sungguh luar biasa,” ucap Kapolda.
“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada teman-teman saya mahasiswa dari resimen mahasiswa yang datang dengan semangat dan memberikan motivasi kepada saya untuk kami jajaran Polda Metro Jaya melaksanakan gerakan disebut dengan Vaksinasi Merdeka ini sebuah sumbangan pemikiran yang tidak dapat dinilai dengan uang,” kata Kapolda.

Kapolda mengatakan saat ini kita masih berperang dengan pandemi Covid-19 yang membuat kita tidak bisa berjalan sendiri untuk penanganannya. Pandemi Covid-19 bukanlah permasalahan rakyat semata ataupun pemerintah saja, tetapi ini menjadi permasalahan kita bersama. Maka dari itu, dalam momentum kemerdekaan ini,  Polda Metro Jaya bekerjasama, berkolaborasi dan berkolaborasi aksi dengan berbagai instansi pemerintah, asosiasi platform dan juga relawan dalam bentuk “Public Private Partnership”.

Gerakan ini dibutuhkan orkestra kolaborasi yang harmoni, mencurahkan segala yang kita miliki untuk berjuang melawan Covid-19. “Semoga upaya kita untuk membangun immunity di Jakarta dengan menggunakan momentum 17 Agustus bisa tercapai secara maksimal. Semoga kegiatan Vaksinasi Merdeka ini dapat berjalan dengan lancar dan pada hari kemerdekaan tanggal 17 Agustus tahun 2021 kita dapat merayakannya dengan sudah divaksin dan kita mencapai herd  immunity,” pungkas Kapolda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *