Presiden LSM LIRA, Angkat Bicara Terkait Proyek Jalan Betonisasi Anggaran 48.3 M

  • Whatsapp

Oleh, Yadi

SERANG BANTEN, AMUNISINEWS.CO.ID.- Pembangunan jalan betonisasi penghubung jalan Kec.Ciruas dan Kec.Lebak wangi Kab.Serang Banten, yang bersumber dari Dinas pekerjaan umum dan Penataan ruang sumber dana APBD DAU Kab. Serang Banten tahun anggaran 2020 yang baru dibangun belum lama ini, dan masih dalam proses pekerjaan dengan nilai anggaran 48.3 Miliar.
Presiden LSM LIRA, HM. Jusuf Rizal

Ironisnya belum juga digunakan kendaraan jalan tersebut sudah pada retak, dan sudah diberitakan oleh beberapa media pada tangal 22/09/2020. termasuk media Online-indonesia.com

Patut diduga pemasangan ukuran besi yang cukup berbeda tidak seimbang, untuk ukuran sebelah kanan dan sebelah kirinya, lebih besar pemasangan besi yang sebelah kanan dari pada ukuran besi sebelah kiri, akibatnya bangunan jalan betonisasi tersebut timbulkan keretakan.

Maka banyak sekali keluhan warga masyarakat, khususnya desa Cigelam dan desa Pamong Kec.Ciruas Kab.Serang Banten, kerna akses jalan keluar masuk, tidak bisa di lewati, cukup jauh untuk memutar, hal ini di keluhkan warga sebagai karyawan sebut saja MN, pak.. jalanya ditutup.

Presiden LSM LIRA, HM. Jusuf Rizal Angkat bicara, Berdasarkan pengalaman LSM LIRA  dalam mengawasi proyek pembangunan jalan yang mengalami kerusakan di berbagai daerah biasanya diduga terjadi penyimpangan.

Pertama, Penyimpangan itu bisa terjadi karena adanya KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). Pelaksanaan tender proyek tidak profesional. Bisa jadi ada titipan sehingga Anggaran yang semestinya 48,3 M namun realisasinya dibawah itu.

Kedua, karena biayanya berkurang maka pelaksana proyek Putut diduga dilakukan penurunan kualitas pekerjaan, mulai dari campuran semen yang tidak wajar, bahan besi yang lebih kecil, mengurangi volume (panjang dan lebar) hingga tenaga kerja, dll.
“Jika melihat hasil pembangunan seperti itu, patut diduga pengerjaan proyeknya bermasalah. Tidak hanya, pada saat tender, tapi juga Pelaksanaan dan pengawasan yang lemah,” tegas Jusuf Rizal,  juga sebagai Sekjen DPP Media Online Indonesia

Lanjutnya untuk proyek tersebut perlu dilaporkan kepada instansi terkait untuk dilakukan audit investigasi. Apalagi proyek yang baru dibangun sudah retak-retak tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *