Pria ini 14 Kali Mencuri Demi Susu Anak,Ditangkap Satgaspam

  • Whatsapp

Pelaku pencurian barang bawaan calon penumpang pesawat di Musholla Anjungan Bandara Internasional T1 Juanda saat diamankan oleh Tim Gabungan Satgaspam-Avsec Bandara Internasional Juanda, Jumat (01/11/19).

oleh Tama/Yan
SIDOARJO, AMUNISINEWS.CO.ID – Tim Gabungan Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) dan Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Juanda kembali meringkus pelaku pencurian barang bawaan calon penumpang pesawat di Musholla Anjungan Bandara Internasional T1 Juanda, Sidoarjo, Jumat dini hari (01/11/19).

Diketahui pelaku pencurian adalah Rizal Wahyu Prastowo (24), warga Perumahan Permata Candiloka Blok N2 No. 26 Sidoarjo. Korban pencurian merupakan warga Perumahan Candi Asri II Rt. 43 Rw. 10, Karangmalang, Sragen, Jawa Tengah yakni Heru Susanto (41). Korban hendak pergi menggunakan pesawat dengan tujuan kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Terkait kronologi kejadian, Komandan Satuan Tugas Pengamanan (Dansatgaspam) Bandara Internasional Juanda Mayor Laut (P) Fery Hermawan menjelaskan, “Pelaku datang ke Bandara Juanda sejak tadi malam dan dia pura-pura beristirahat di masjid. Nah, disitu kan pelaku berbaur dengan orang-orang lainnya. Pelaku memanfaatkan waktu lengah saat calon penumpang pesawat (korban) sholat subuh di masjid, dia langsung beraksi jadi apa saja yang ada di dalam tas seperti handphone dan dompet yang berisikan uang”, jelasnya kepada wartawan, Jumat (01/11/19).

Berdasarkan informasi, pelaku terbukti sudah berkali-kali melakukan pencurian di area Juanda. Mayor Laut (P) Fery mengatakan, “Pelaku ini sebenarnya sudah lama kita monitor dan hari ini sekitar waktu subuh tadi sudah kita amankan. Memang pelaku ini terbukti sudah 14 kali beroperasi dan sudah beberapa kali tertangkap basah dan barang curian dikembalikan. Sehingga setelah tertangkap basah, pelaku masih diberikan keringanan karena terus terang anak dari si pelaku ini baru satu dan masih kecil. Jadi masih ada unsur belas kasihan, tapi kalau dibiarkan dia akan terus berbuat tindakan yang sama. Maka dari itu, sekarang kami tindaklanjuti dan diteruskan ke Denpomal agar diberikan sanksi sesuai peraturan yg berlaku. Besok kita akan panggil orang tua dan istrinya serta kita minta pelaku untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi”, tegasnya.

Mayor Laut (P) Fery juga menghimbau bagi semua yang ingin berbuat kejahatan di Bandara Juanda agar mengurungkan niat untuk berbuat jahat. Ia menegaskan, “Karena semua pelaku pasti akan tertangkap. Sekali lagi saya tekankan, jangan sekali-kali mencuri atau melakukan kejahatan di area Juanda”, pungkasnya.

Untuk kedepannya, Ia berharap, “Ayo kita semua baik dari stakeholders yang bertugas di area Juanda dan masyarakat, mari bersama-sama kita menjaga bandara Juanda ini. Bandara Juanda merupakan Bandara Internasional yang mana Bandara Juanda adalah etalase dari Provinsi Jawa Timur. Sehingga, jika keamanan Bandara kita terjaga dengan baik, maka otomatis semua yang mau datang kesini pasti merasa aman”, harapnya.

Kepala Penyelidikan dan Pengamanan (Kasi Lidpam) Denpomal Juanda, Mayor Sigit membenarkan terkait diamankannya pelaku pencurian di Musholla T1 guna diproses lebih lanjut di kantor Denpom.

Sementara itu pelaku yakni Rizal mengatakan, dirinya mulai beraksi dari bulan Maret tahun 2019 sampai sebelum kejadian ini sudah 8 kali melakukan pencurian di Masjid At – Taqwa Juanda serta 5 kali di Musholla Avsec. Sehingga kejadian kali ini merupakan tindakan pencurian yang ke-14 dan dilakukan di Musholla Anjungan Bandara Internasional T1 Juanda, Sidoarjo.

Mengenai hasil curian, Rizal mengaku, “Barang yang saya curi biasanya berupa pakaian dan celana yang kemudian saya jual kembali. Terkadang, saya juga sering mendapatkan HP. Uang hasi curian saya gunakan untuk beli susu dan popok bayi anak saya. Saya sangat menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan saya”, ucap Rizal.

Pos terkait