Prihatin, Pembagian Sembako Pemerintah Pusat dan Kel. Warakas dapat 9 Paket

  • Whatsapp

Oleh, Budi Setiawan

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID.- Bantuan sosial (bansos) untuk warga yang terdampak Corona mulai disalurkan. Namun masih ada saja oknum nakal yang mencoba menyunat jatah bansos. Padahal sudah ada peringatan bahwa korupsi di tengah pandemi Corona bisa dihukum mati.

Peringatan itu salahsatunya datang dari Ketua KPK, Firli Bahuri. Dia mengingatkan kepada para pihak agar tak melakukan tindak pidana korupsi di tengah wabah virus Corona (COVID-19). Ia menyebut pelaku korupsi di saat bencana bisa diancam dengan hukuman mati.

“Tentunya Masyarakat Warga kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Salah satu Sumber yang Layak dipercaya Tomas di Warakas saat di konfirmasi awak Amunisinews.co.id/ deteksionline pada hari Sabtu, (9/5/2020), menegaskan bahwa Bantuan dari Pemerintah Pusat pada hari ini yang dibagikan melalui ditribusi Bulog Divre DKI Jakarta di jalan Perintis Kemerdekaan ke kelurahan di Wilayah Jakarta Utara, tidak merata seperti di kelurahan Warakas hanya mendapat 9 Paket Bantuan Sembako dari Pemerintah Pusat,” tegas Sumber Tomas di kelurahan Warakas.

Bansos ini lagi Rame di Perbincangkan Masyarakat Warakas Jakarta-utara bahwa di kelurahan Warakas hanya dapat 9 paket Sembako yang di bagikan oleh Pemerintah Pusat. Satu kelurahan Warakas hanya 9 paket yang dibagikan, Sugguh miris dan Prihatin, satu kelurahan ada 14 RW (Rukun Warga).

“Ada apa dengan Pembagian yang Sangat tidak merata sedangkan Rakyat banyak yang menjerit penuh berharap mendapatkan Sembako pembagian dari Pemerintah Pusat di Setiap Kelurahan yang lain mendapatkan Ribuan Sembako hanya kelurahan Warakas Saja Cuma 9 Paket Sembako,” tegas warga Masyarakat Warakas yang mengeluh Pembagian tidak merata.

Diduga, ada permainan dari oknum-oknum yang tidak bertangungjawab. atas Pembagian perdistribusian Sembako dari Pemerintah Pusat yang tidak Merata.

“Kami Selaku, RT di kelurahan, Warakas, Kecamatan,Tanjung Priok. berharap, ada apa dibalik ini? Dengan Pembagian yang tidak merata terhadap Warga masyarakat kami ini..kami sedih dan prihatin bantuan Sosial ini tidak tepat sasaran pembagianya,” jelasnya yang enggan identitas disebut.

Pada 9 Mei 2020 pukul 11.00 s/d 11.30 Wib, telah dilaksanakan monitoring Pendistribusian Bantuan Beras dari Presiden RI bertempat di Gudang MP5-52 Bulog Divre DKI Jakarta, Jl. Perintis Kemerde kaan, Kel. Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, dapat dilaporkan sbb :

  1. Jadwal Pendistribusian Beras hari ini bahwa untuk wilayah Jakarta Utara sebagai berikut :
    1. Kel. Kebon Bawang Kec. Tanjung Priok Jakut yaitu dengan jumlah 5.347
    2. Kel. Sunter Agung Kec. Tanjung Priok Jakut sejumlah 2.224
    3. Kel. Sunter Jaya Kec. Tanjung Priok Jakut yaitu sejumlah 2.535
    4. Kel. Papanggo Kec. Tanjung Priok Jakut yaitu sejumlah 4.214
    5. Kel. Warakas Kec. Tanjung Priok Jakut yaitu sejumlah 8
    6. Kel. Sungai Bambu Kec. Tanjung Priok Jakut yaitu sejumlah 3.105
    7. Kel. Semper Barat Kec. Cilincing Jakut yaitu sejumlah 4.449
    B. Bantuan beras Presiden RI yaitu berupa beras @ 25 Kg per Keluarga Penerima Manfaat/KPM :
    1. Beras 20 Kg. 2). Beras 0,5 Kg
    C. Penanggung jawab kegiatan di Gudang Divre Bulog DKI Jakarta, Jefry 0811171113 dan Wandi pihak JNE 085212801905. Pengangkutan Pendistribusian dengan menggunakan 10 unit Truk, saat ini proses pengangkutan sedang berjalan dan situasi masih kondusif.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *