Program PKH Desa Teluk Buyung Sangat Ganjil

Oleh Asep Sukmana

KARAWANG, AMUNISINEWS.CO.Id – Realisasi pelaksanaan bantuan Kementeriaan Sosial RI melalui Program Keluarga Harapan (PKH) bagi warga miskin di Desa Teluk Buyung Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang sangat ganjil.

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak pernah menerima struk pencairan dari Bank ketika dicairkan secara kolektif oleh ketua kelompok PKH di desa Teluk Buyung,

Sini (nama samaran) warga Desa Teluk Buyung mengatakan (21-03-19), “Saya menerima uang Rp.800.000 dari Rukun Tetangga (Rt), sebelumnya kartu ATM pkh dikumpulin sama Rt, saat menerima uang tidak diberi struk.

Ketua kelompok yang bernama M (inisial) saat ditemui dirumahnya menjelaskan (21/03/19), “Semua KPM mencairkan langsung ke Bank, pencairannya tidak dikolektif, silahkan tanya langsung kepada Pa Risam sebagai Pendamping PKH Desa Teluk Buyung,” katanya.

Risam sebagai pendamping PKH Desa Teluk Buyung Kecamatan Pakisjaya menerangkan Via Whats App (25/03/19), “Kalau dari sy pendamping PKH selalu memberikan arahan kepada ketua kelompok untuk tidak di kolektif dalam hal pencairan dana PKH, yang membentuk kelompok PKH saya sendiri.”

Ketika ditanya berdasarkan apakah bisa membentuk kelompok PKH dan aturan mana yang dipergunakan,
Risam tidak menjawab.

Suhanta Ketua DPC LSM KOREK Kab. Karawang menegaskan (25/03/19), “Hasil investigasi kami tentang PKH baru dua desa di Kecamatan Pakisjaya, pencairan PKH di dua desa tersebut KPM tidak menerima struk dari hasil pencairannya, setiap KPM harus diberikan struk karena akan terlihat jelas berapa nominal yang harus diterimanya.

‘Jalau tidak ada struk pencairan ada keganjilan, maka kami menduga adanya pemotongan uang, kami akan melakukan observasi dan investigasi lebih lanjut, apabila ditemukan adanya penyimpangan maka akan kami bawa keranah hukum karena merugikan masyarakat banyak,” ujarny.

(Asep Sukmana)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *