Proyek DR Batu Betumpang Basel Dituding Hanya Menghamburkan Uang Negara

  • Whatsapp
Oleh Julianto

PANGKALPINANG,BABEL, AMUNISINEWS.CO.ID–Tiga paket proyek pekerjaan DR Batu Betumpang Bangka Selatan Dituding oleh LSM Gebrak Babel hanya menghamburkan uang negara saja karena sampai saat ini azas manfaatnya belum ada untuk masyarakat Desa Batu Betumpang ataupun Desa sekitarnya.

Hal itu diketahui saat investigasi yang dilakukan oleh LSM Gebrak Babel dan rekan dari Media ke Desa Batu Betumpang Bangka Selatan, Kamis (6/9), terlihat tidak ada kegiatan apapun dilokasi Irigasi tersebut, dari kejauhan nampak petak petak sawah itu ditumbuhi oleh semak belukar. Lebih parahnya lagi, saluran Irigasi juga kering dan sudah ditumbuhi semak belukar juga,

“Tidak ada tanaman padi ataupun tanaman lain yang ditanam oleh Petani disitu, semua petak sawah ditumbuhi semak belukar dan ilalang yang tinggi-tinggi,” ujar Suherman Saleh Ketua LSM Gebrak kepada Amunisi News dan Majalah Deteksi pada Jum’at (7/9) di sebuah Kopitiam di Pangkalpinang.

LSM Gebrak Babel juga singgung mengenai saluran Irigasinya yang sudah ditumbuhi semak belukar dan air pada sakuran itu sudah kering serta tanpa ada perawatan dari pihak Satker PU SDA Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,

“semua saluran irigasi itu sudah ditumbuhi semak belukar dan air pada saluran itu kering serta mengandung air asinasin,” ujarnya

Padahal diketahui, sejak Tahun Anggaran (TA) 2016 dilokasi itu sudah mulai ada kegiatan Irigasi yang dikerjakan oleh Satker PU SNVT Pelaksaan Jaringan Pemanfaatan Air Sumatera VIII Provinsi Kepulauan Bangka Belitung senilai Rp 5,7 milliar, Tahun Anggaran (TA) 2017 ada juga kegiatan senilai Rp 4,9 milliar. Untuk kedua paket itu dikerjakan oleh pemborong yang sama yaitu Rina Tarol.

Tahun 2018 ini juga ada kegiatan peningkatan jaringan Irigasi di Desa Batu Betumpang senilai Rp 4,7 milliar, belum jelas pemborong mana yang menjadi rekanan PU SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Sumatera VIII Provinsi Kepulauan Bangka Belitung karena dilokasi tidak terpasang Papan Nama Proyek dan juga tidak ditemukan Direksi Kit serta petunjuk-petunjuk lain terkait pekerjaan layaknya sebuah proyek.

Sementara itu Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK) dari Satuan kerja SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Sumatera VIII Provinsi Bangka Belitung ( Babel ) Rudi Susilo ST saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telpon tidak mengetahui dimana lokasi pekerjaan tersebut

“Maaf pak saya tidak faham pekerjaan yang bapak maksud karena di daerah persawahan itu ada beberapa Desa yang sudah dibangun irigasiirigasi,” kata Rudi Susilo mengaku masih dilapangan. Senin ( 27/8/2018 )

Namun Rudi mengaku kalau pekerjaan saluran irigasi yang sudah dibangun itu tidak dimanfaatkan adalah salah dari pihak petani desa tersebut “Itu ( saluran – red ) kesalahan dari pihak Desa dan petaninya pak,” kata Rudi

Disinggung mengenai pembangunan tidak tepat sasaran Rudi mengatakan pihaknya membangun sesuai dengan adanya usulan dan permintaan dari pihak Desa setempat

“Pembangunan yang kami laksanakan sesuai dengan usulan permintaan para petani melalui Desa,” kata Rudi.

Sangat disayangkan, walaupun tidak ada manfaat dalam pelaksanaan proyek tersebut, pihak Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung sampai saat ini belum melakukan penyelidikan.

Pos terkait