Proyek Kolam Renang Beluluk Molor, Pemborong Larang Wartawan Meliput ke Lokasi

  • Whatsapp

Oleh Robi

KOBA, AMUNISINEWS.CO.ID-Pembangunan proyek Kolam Renang Tahap II yang berlokasi di Desa Beluluk Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah, sudah molor sejak terhitung tanggal 28 Oktober 2018.

 

Karena pada papan nama proyek tertera tanggal masa berakhir pelaksanaannya sejak tanggal  28 Oktober 2018, realisasi pekerjaan diduga sekitar 70 persen.

Namun pihak pemborong tidak mengijinkan wartawan untuk meliput kedalam lokasi Kolam Renang yang sedang dibangun tersebut.

Dua wartawan dari Amunisi News dan Wartawan Koran 86 yang sempat dihalangi meliput kelokasi proyek, akan membuat surat ajuan tertulis kepada PPK dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Bangka Tengah dan surat itu ditembuskan kepada Komisi Informasi Daerah Provinsi Kepualauan Bangka Belitung.

“Dalam waktu dekat kami akan membuat surat pemberitahuan untuk liputan secara tertulis kepada PPK di Dinas Kebudayaan, Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Bangka Tengah dan surat itu kami tembuskan kepada Komisi Informasi Daerah ( KID ) Babel dan kalau masih tidak di indahkan, kami akan membuat laporan polisi ( LP) dengan tuduhan menghalangi kenirja wartawan yang sudah dilindungi Undang-Undang,” ungkap Yanto saat ditanya Amunisi News di sebuah Warung Kopi Pangkalpinang, Rabu (14/11).

Pada berita sebelumnya diberitakan, dua Wartawan sempat mengalami perlakuan tidak menyenangkan disaat keduanya sedang dalam tugas jurnalis sewaktu mau meliput pembangunan proyek Kolam Renang Tahap II Desa Beluluk yang sudah diketahui  sudah Molor.

Pelarangan itu dilakukan oleh seorang Pelaksana dan 1 Satpam atas perintah Marbun pemborong.

“Maaf pak, kami diperintahkan oleh pak Marbun untuk melarang wartawan manapun yang mau melihat atau meliput kedalam lokasi proyek, tanpa seijin Bos Marbun kami tidak memperbolehkan bapak – bapak kedalam,” ujar Satpam di dalam Pos yang tidak diketahui namanya karena tidak mau menyebutkan namanya, Senin (12/11).

Senada dengan Satpam, seorang Pelaksana yang belum diketahui juga namanya datang dan mengatakan hal yang sama, bahwa tanpa ijin bosnya dia tidak bisa mengijinkan wartawan  ke dalam.

“Pesan Bos Marbun, tidak ada satupun wartawan yang boleh masuk kedalam, sama dengan beberapa hari yang lalu,” katanya dengan nada kurang bersahabat,Senin (12/11).

Padahal didalam undang undang Pers No.40/Thn.1999 Pasal 18 yang berbunyi, “Barang siapa dengan sengaja melakukan tindakan yang menghambat atau menghalangi kinerja wartawan sesuai pasal 4 ayat 3 dapat diancam penjara 2 tahun dan didenda Rp.500.000.000,00,-

Sementara itu pihak Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Bangka Tengah  drs.Zainal sudah berkali kali dihubungi melalui telepon tetapi Zainal selalu mematikan telepon dari Amunisi News. Konfirmasi melalui pesan whatsapp juga tidak direspon oleh Zainal walau terlihat sempat dibaca oleh Zainal.

Diketahui, proyek pembangunan Kolam Renang Tahap II Desa Beluluk Kecamatan Pangkaln Baru Kabupaten Bangka Tengah tersebut dikerjakan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga bersumber dari dana APBD dan DABA Tahun Anggaran 2018 dan dilaksanakan oleh rekanan dari PT.Padimun Golden dengan masa waktu pelaksaan berahir tanggal .28 Oktober 2018.

Pos terkait