Proyek Pemeliharaan Pengaman Pantai Lampu Merah Diduga Dikerjakan Asal Asalan

  • Whatsapp

 

talud- herman

MUNTOK, AMUNISINEWS.COM–Proyek Pemeliharaan Pengamanan Pantai Lampu Merah kecamatan Tempilang diduga dikerjakan asal asalan. Hal itu terpantau dari hasil investigasi di lapangan beberapa bulan yang lalu disaat proyek itu sedang dikerjakan.

Ada beberapa item yang dikerjakan asal asalan, yaitu pada cerucuk dan pemasangan cerucuk. Cerucuk yang d4unakan bukan kayu yang bagus seperti kayu gelam, pemborong menggunakan cerucuk dari kayu biasa yang sering disebut kayu dolken untuk penyangga bangunan dan ukurannya terlalu kecil, semestinya kalau untuk pekerjaan talud yang beresiko tinggi harus menggunakan cerucuk minimal sebesar betis orang dewasa. Begitu juga saat cerucuk ditancapkan bukan dipukul dengan kayu biasa, tetapi harus menggunakan Exsapator kecil untuk menancapkannya ketanah dan ukuran cerucuk ditancapkan sebatas panjangnya kayu cerucuk.

Proyek itu dikerjakan oleh Dirjen SDA BBWS Sumatera VIII Satker Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Sumatera VIII itu menggunakan dana APBN tahun 2017, nilai kontrak Ro 533.657.000,- dilaksanakan oleh CV.Eka Jaya Mulia.

Selain dari Cerucuk asal asalan, pelaksana dalam membuat adukan untuk memasang Batu Belah tidak sesuai Spek, pelaksana membuat adukan tanpa membuat Bak adukan terlebih dahulu dan campuran semen dan pasir juga tidak sesuai aturan, adukan dibuat terlalu banyak pasir dan sedikit sekali semen yang digunakan, kelihatannya 1 berbanding 7. Padahal kalau untuk Talud yang beriko tinggi minimal 1 berbanding 2 atau minimal 3.

Sementara itu saat hal tersebut dikonfirmasikan kepada PPK Heru dari Satker OP SDA Bangka Belitung melalui WA, Heru mengakui bahwa sudah disarankan untuk membuat Bak adukan,

“Kalau  cerucuk memang di pasang dengan jarak tertentu..untuk masalah adukan memang sebelumnya ada yang memberi masukan sebelum bapak perihal adukan dan pihak pelaksana lapangan sdh memakai bak adukan..

pekerjaan di tempilang saat ini saat ini berada dalam masa pemeliharaan..terima kasih untuk klarifikasi bapak bisa langsung ke kontraktor pelaksana”, oesan Heru melalui WA pada Senin (6/8/2017)..(heri)

Pos terkait