Proyek Pompanisasi Dinas Pertanian Banyak yang Tidak Bermanfaat

  • Whatsapp

Oleh Asep Sukmana

IMG-20171014-WA0004

KARAWANG, AMUNISINEW.COM –  Dinas Pertanian Kabupaten Karawang pada tahun 2015 telah mendapatkan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kedaulatan pangan sub bidang pertanian dari Menteri Pertanian Republik Indonesia sebesar Rp. 45 miliar.
Pelaksanaan anggaran DAK tahun 2015 oleh Dinas Pertanian Karawang meliputi pembangunan proyek pompanisasi, embung, jalan usaha tani dan penurapan jaringan irigasi, semuanya tersebar di seluruh kecamatan  wilayah Kabupaten Karawang.
Pembangunan proyek pompanisasi di antaranya dilaksanakan pada Dusun Cabang Rt. 003 Rw. 001 Desa Tanjung Mekar Kecamatan Pakisjaya.
Saan sebagai penduduk yang Desa Tanjung Mekar yang berada dekat dengan Bangunan Pompanisasi menyatakan (11/10/17), aktu pelaksanaan pembangunan pompanisasi dia merupakan mandor untuk mengawasi pekerjaan ini yang dibangun selesai sekitar bulan Nopember tahun 2015.
“Bangunan pompanisasi ini dari selesai sampai saat ini belum pernah dipergunakan ole petani yang ada disekitar sini, karena air yang ada di irigasi sangat sedikit sehingga tidak bisa disedot,” tegas Saan.
Bangunan pompanisasi yang tidak dipergunakan oleh para petani terdapat juga di wilayah Dusun Karajan Rt. 003/001 Kecamatan Pakisjaya, Kepala Desa Solokan yang bernama Asan menerangkan (11/10/2017), Desa Solokan mendapatkan bangunan pompanisasi tiga bangunan, semuanya dari selesai dibangun sampai sekarang belum pernah dipergunakan oleh para petani karena tidak bermanfaat bagi petani. “Air yang ada di irigasi sangat kecil sehingga tidak bisa disedot oleh mesin ini,” katanya.
Dengan tidak dipergunakan bangunan pompanisasi oleh petani Pakisjaya berarti anggaran Dana Alokasi Khusus tidak ada asas manfaat bagi penduduk yang berada disini, jadi bisa dikatakan proyek pompanisasi di Kecamatan merupaka proyek yang gagal.

Editor Hendra Usmaya

Pos terkait