PT Pulomas Sentosa Diduga Keruk Pasir Pesisir Pantai Rambak

  • Whatsapp
img-20170103-wa0020
Galian pasir diduga untuk pengurukan Pulau G

SUNGAILIAT, AMUNISINEWS.COM–Baru baru ini terlihat tongkang pengambilan pasir pantai dengan radius 300 meter dari pesisir pantai Rambak Sungailiat.

Pasir pesisir pantai itu dikeruk dan dipindahkan ke tongkang tongkang PT Pulomas Sentosa dijual dibawa ke Jakarta untuk reklamasi pulau G.

“Kawasan pantai Rambak Sungailiat merupakan Kawasan Ekonomi Khusus Wisata, jadi tidak dibenarkan kalau PT Pulomas Sentosa mengeruk pasir pantai Rambak dan dijual ke Jakarta,” kata Asli, warga  setempat saat ditemui di Pantai Rambak pada Selasa (03/01/2017).

“PT Pulomas Sentosa hanya punya ijin untuk pengerukan dan pendalaman sepanjang alur muara Sungai Jelitik, bukan untuk mengeruk dan mengambil pasir di Pesisir Pantai,” keluh Asli lagi.

” Kegiatan pengambilan dan pengerukan pasir pesisir pantai  Rambak oleh PT Pulomas Sentosa ini berlangsung setiap hari bisa mencapai 3 sampai dengan 5 tongkang. Sedangkan satu tongkang itu diperkirakan mencapai 4000 ton kubik,” kesal Asli lagi.

Sementara itu Kasi Pengawasan Pertambangan Kabupaten Bangka Abdullah Sani mengaku tidak tahu saat dikonfirmasi pada Selasa (03/01/2017)

“Silahkan bapak tanyakan ke Dinas Kelautan,” jawab Abdullah Sani dan menjelaskan itu bukan bagian dirinya lagi . “Sekarang pertambangan adalah wewenang Dinas Pertambangan Provinsi Bangka Belitung,” katanya  singkat melalui pesan singkat.

Sedangkan PT Pulomas Sentosa sendiri saat ditemui pada Selasa sore (03/01/2017)  di Muara Sungail Jelitik  Sungailiat belum bisa memberikan keterangan terkait aktifitas penambangan nya yang menyimpang dari ijin. Satpam yang berada di lokasi melarang wartawan untuk mengambil foto dan meminta wartawan untuk minta ijin dulu ke humas PT Pulomas Sentosa tetapi saat ini humas PT Pulomas Sentosa sedang sibuk.”Bila merujuk pada larangan Satpam PT Pulomas Sentosa yang melarang wartawan mengambil foto, berarti dugaan bahwa PT Pulomas Sentosa menambang pasir diluar ijinnya sudah mendekati kebenaran dan atas nama warga Sungailiat, kami meminta kepada pihak terkait seperti Dinas Pertambangan Provinsi Bangka Belitung dan Kepolisian Polres Bangka untuk bertindak demi tegaknya hukum di Wilayah Polres Bangka ini,”pinta Asli.(herman)

Pos terkait