PT Timah Masih Bungkam Terkait Dugaan Tambangnya di Perkampungan Warga

  • Whatsapp
Oleh  Herman Saleh
SUNGAILIAT BABEL,AMUNISINEWS.CO.ID–Pihak Humas PT Timah Anggi Siahaan masih bungkam saat dikonfirmasi berkali kali melalui whats App terkait keberadaan tambang yang diduga milik perusahaan itu beroperasi di perkampungan warga.

Mungkin karena tambang yang diduga kamuflase milik Atin dan Atung warga Desa Rebo Sungiliat Bangka itu sudah menyalahi Undang Undang Pertambangan.

Sementara itu pihak Polres Bangka melalui Kabag Ops Kompol S Sopian saat dikonfirmasi Amunisi News dan Deteksionline  pada Rabu (16/5/2018) menjelaskan, pihak Polres Bangka masih menunggu jawaban PT Timah apakah itu memang tambang milik PT Timah atau bukan

“Waalaikumsalam, Wr. Wb,  terima ksh infonya Pak. Hal ini sdh kitanya dg PT. Timah, namun mrk blm beri jawaban. Nanti kita hub lg Pak.Sabar Pak ya, persoalan2 yg terjadi dimasyarakat Kab. Bangka bukan ini sj, ada persoalan2 lain yang harus kita tanggapi dan hadapi terlebih dahulu,” jelas Kompol Sopian atas seijin Kapolres Bangka.

Diketahui, sebelumnya terpantau 3 tempat tambang berskala besar dengan luas lebih kirang 5 hektar dengan kedalaman tambang lebih 60 meter diduga milik PT Timah beroperasi di kawasan pemukiman warga di Jalan Cendana Desa Rebo  kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Tambang tersebut terpantau oleh Amunisi News.co.iddan Deteksionline.com pada Jumat (11/5/2018), diduga tambang berskala besar tersebut sudah berbulan bulan beroperasi disekitar pemukiman warga Desa Rebo.

Tampak Plang Nama PT Timah berukuran kecil terpampang di sekitar tambang berskala besar tersebut dengan tulisan berbunyi ” Tambang ini milik PT Timah ” dan Plang nama itu ditempelkan di pohon Kelapa warga Desa Rebo di sekitar tambang.

Namun ada yang janggal dalam Plang Papan Nama tersebut karena selain ukuran Plang Nama yang kecil tidak seperti biasanya pada tambang – tambang PT Timah dan juga di sekitar lokasi tambang tidak kelihatan ada Satpam PT Timah yang bertugas di sekitar lokasi tambang.

Selain kejanggalan pada Plang Nama, ditemukan juga kejanggalan lain seperti lokasi tambang itu di pemukiman warga, apakah hal itu dibenarkan dalam aturannya? tanya salah satu warga Rebo yang berinisial CB,

“Kalau saya tidak salah dalam aturan pertambangan, jarak antara tambang dengan pemukiman warga minimal 100 meter, tetapi itu hanya berjarak kurang dari 50 meter,” kata CB.

Sementara itu pihak PT Timah terkesan menutupi informasi mengenai keberadaan tambang tersebut. Konfirmasi Amunisi News melalui Whats App yang dikirimkan kepada Anggi Siahaan Humas PT Timah pada Jumat (11/5/2018) sejak tadi siang tidak ditanggapi oleh Anggi Siahaan walaupun terlihat sudah dibaca.

Hal yang sama juga dengan pihak Pengawasan Tambang ( Wastam ) Merawang atas nama Agung belum berhasil dikonfirmasi terkait keberadaan tambang tersebut.

Selain 3 Unit Tambang, terpantau juga tempat penggorengan bijih timah yang hanya berjarak 50 meter dari lokasi tambang yang diduga milik PT Timah itu

Pos terkait