Puskesmas Jawilan Sosialisasi Program PIS-PK

  • Whatsapp

Oleh: Yadi

JAWILAN_SERANG, AMUNISINEWS.CO.ID – Pertemuan sosialisasi program Indonesia sehat (PIS) dengan pendekatan keluarga (PK) sehat tingkat Kabupaten Serang yang dilaksanakan pada Rabu (08/08/2018) bertempat di Ruang rapat lt.2 Puskesmas Jawilan Kabupaten Serang

Dalam rangka menyukseskan PIS-PK dan menjadikannya sebagai media dalam komunikasi dengan linsek dan linprog.

Dan tujuan utama dari pertemuan ini adalah adanya persamaan persepsi tentang program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga bagi petugas puskesmas selaku pelaksana pergerakan kunjungan keluarga dan petugas lintas program di dinkes guna mendukung upaya Germas dan keluarga sehat.

Acara dihadiri Penanggung jawab Program Promosi Kesehatan Bidan Patimah, Pelaksana Promkes Aldi Nurfandi dan Petugas Sanitarian Listiani Puspasari

PIS dilaksanakan dengan menegakkan tiga pilar utama, yaitu: (1) penerapan paradigma sehat, (2) penguatan pelayanan kesehatan, dan (3) pelaksanaan jaminan kesehatan nasional (JKN).

Penerapan paradigma sehat dilakukan dengan strategi pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan, penguatan upaya promotif dan preventif, serta pemberdayaan masyarakat. Penguatan pelayanan kesehatan dilakukan dengan strategi peningkatan akses pelayanan kesehatan, optimalisasi sistem rujukan, dan peningkatan mutu menggunakan pendekatan continuum of care dan intervensi berbasis risiko kesehatan.

Sedangkan pelaksanaan JKN dilakukan dengan strategi perluasan sasaran dan manfaat (benefit), serta kendali mutu dan biaya. Kesemuanya itu ditujukan kepada tercapainya keluarga-keluarga sehat.

Perlu diketahui bahwa pelaksanakan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga telah disepakati adanya 12 indikator utama untuk penanda status kesehatan sebuah keluarga, yaitu

1) keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB), 2) Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, 3) Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap, 4) Bayi mendapat air susu ibu (ASI) ekslusif, 5) Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan, 6) Penderita tuberkulosis paru mendapatkan pengobatan sesuai standar, 7) Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur, 8) Penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan, 9) Anggota keluarga tidak ada yang merokok, 10) Keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), 11) Keluarga mempunyai akses sarana air bersih, 12) Keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat.

Dengan diadakannya pertemuan ini dinas kesehatan berharap PIS-PK menjadi instrumen utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. jadi seluruh puskesmas di kabupaten Serang sudah dapat menjalankan program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga (PIS-PK)

 

editor: maliki hd

Pos terkait