Putusan Sidang Pelaku Penyiraman Air Keras, Tanpa Intervensi

  • Whatsapp

Oleh, Aston

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID.- Sidang kasus penyiraman air keras yang dilakukan oleh 2 orang oknum anggota polisi dari satuan Brimob, yakni terdakwa Rahmat Kadir Mahulette dan terdakwa Ronny Bugis terhadap Novel Baswedan selaku penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK ), Selasa (14/07)

Persidangan yang digelar di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta utara, itu pun harus ditunda dan dilanjutkan kembali pada Kamis, 16 July 2020, mendatang dengan agenda pembacaan putusan.
Adapun berkas perkara yang akan dibacakan tersebut, dinilai sudah sesuai berdasarkan fakta, keterangan dari saksi – saksi dan Barang – bukti yang terungkap di persidangan.

Menurut Humas Pengadilan Negeri Jakarta utara, Tumpanuli Marbun, SH.,MH, mengatakan : Bahwa putusan yang hendak dibacakan itu, memang sudah tepat serta bisa dipertanggung – jawabkan.

Tumpanuli Marbun juga mengatakan: Sejak awal sidang kasus penyiramanan air keras tersebut digelar, ketua Pengadilan Negeri Jakarta utara, memang sudah Khawatir seputar adanya ‘Intrik’ yang akan mewarnai jalannya persidangan.

Sehingga dipilih lah hakim yang benar – benar jeli dan berani untuk menolak intervensi dari pihak manapun juga.

Untuk menepis semua kecurigaan dari para pihak yang menganggap sidang kasus penyiraman air keras itu sebagai sidang sandiwara, maka sidangnya pun digelar secara Live Streaming. Ucap Humas Pengadilan Negeri Jakarta utara, Tumpanuli Marbun, SH., MH, kepada Amunisi.

 

Pos terkait