Qurban Merupakan Jalan untuk Mendekatkan Diri Pada Sang Pencipta

Oleh Rukmana

BEKASI, AMUNISINEWS.CO.ID-Ustadz Saeful Bahri S.Pd,I dalam khutbah Iedul Qurban Ahad 11 Agustus 2019 di Masjid besar Al-hidayah Cikarang Barat,Bekasi yang dihadiri tak kurang dari 1000 jamaah,Camat Cikarang Barat dan Danramil  menyampaikan makna Qurban.

 

Menurutnya,Iedul Qurban dilatar belakangi oleh sejarah panjang kehidupan umat manusia,Qurban yang berasal dari kata qorib ini secara lughah berarti dekat,secara maknawi artinya mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Ustadz jebolan Gontor ini juga menerangkan, dalam sejarah diriwayatkan,qurban dilatar belakangi dari sejarah dua anak Adam As bernama Qobil dan Habil,Qobil adalah seorang petani sedang Habil seorang peternak,kedua anak Adam ini diuji Imannya oleh Allah dengan diperintahkan berqurban sebagai manipestasi dari keimanannya.

Qobil seorang petani sukses mengurbankan hasil taninya namun hasil tani yang Ia qurbankan adalah hasil yang buruk,sedang Habil berqurban dengan binatang yang terbaik yang Ia miliki dari sejarah inilah terdapat dua karakter umat manusia,karakter pelit (bakhil) dan karakter dermawan (murah hati).

sejarah Ibrahim As pun turut melatar belakangi terjadinya Iedul qurban,sejarah mencatat bagaimana Nabiyullah Ibrahim mewujudkan kecintaan dan mendekatkan dirinya kepada Allah dengan pengorbanan yang sangat luarbiasa,apapun yang Ia miliki dipersembahkan kepa Allah,sampai-sampai ketika Allah meminta putra tunggalnya Ismail diminta diqurbankanpun Nabiyullah Ibrahim As mematuhi perintah tersebut,hingga akhirnya Allah menggantikan Ismail yang akan disembelih dengan domba.

“Pengurbanan Ibrahim ini mencontohkan kita sebagai hamba Allah yang harus siap berqurban untuk Allah,”tandas Saeful Bahri.

“Subtansi qurban adalah:manusia sebagai hamba Allah harus mau mengorbankan tenaga,pikiran,ilmu,harta,diri dan apa saja yang dimiliki demi mengabdikan diri kepada Allah”tukasnya.

 

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *