Rapat Pelaksanaan PMPM Diharap Sukses Tepat Sasaran

  • Whatsapp

Oleh : Yadi

Markus Prawira, SH – Kasi Ekbang Kec.Jawilan Kab.Serang Prov.Banten

JUNTI_SERANG, AMUNISINEWS.CO.ID —   Dalam rangka menyukseskan Program Pelaksanaan Mekanisme Pemutakhiran  Mandiri (MPM) Data Penduduk Miskin dan Kurang Mampu

Kepala Desa Junti Suba’i S.Sos beserta jajaran menggelar rapat di Aula Kantor Desa Junti di Jl Raya Gabus – Pamarayan Kab Serang Prov. Banten. Rabu, (29/08/2018).

Turut hadir, Kasi Ekbang Kecamatan Jawilan Markus Prawira SH,  ketua BPD Desa Junti Erawan Wahyudi, Anggota Banbinkamtibmas polsek Jawilan Aiptu Ahmad Ripa’i (ipay), Kasi pemerintahan Desa Junti Aceng, Staf Desa Junti Puji dan ketua RT se Desa Junti.

Dalam Sambutannya, Kasi Ekbang Kec Jawilan Markus menjelaskan bahwa Program ini adalah bantuan pemerintah untuk masyarakat  yang belum masuk daftar Basis Data Terpadu (BDT) kiranya dapat mendaftar melalui Sistim MPM. Sosialisasi ini sekaligus pendaftaran untuk masyarakat yang kurang mampu.

Tahapan yang harus mereka lalui yaitu dengan mendaftar langsung di kantor desa dengan membawa KTP atau kartu keluarga dan isi formulir  pendaftaran sesuai dengan keadaan yang ada.

Tahap kedua Identifikasi data, data masyarakat yang mendaftar akan di cocokkan dengan data pemerintah, tahapan ketiga adalah Verifikasi.

Petugas akan mendatangi/mengunjungi rumah warga setempat untuk mengecek data-data rumah tangga/keluarga yang mendaftar.

Tahap  keempat adalah pemutakhiran Data Terpadu, Data rumah tangga/keluarga yang mendaftarkan diolah untuk memutakhirkan data penduduk miskin dan kurang mampu.

Tahap kelima  adalah Pemutakhiran Daftar Sasaran Penerima Bantuan, dalam hal ini data rumah tangga/ keluarga yang telah di mutakhirkan akan dipakai untuk menetapkan penerima bantuan pemerintah.ujarnya

Keakuratan data menjadi salasatu komponen mendasar dalam pengambilan kebijakan pembangunan. Keakuratan data tersebut juga akan menentukan pelaksanaan pembangunan tepat sasaran.

Maka, meski pemerintah telah memiliki Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin (PPFM) yang bersumber dari data Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) 2015 perbaikan data masih terus dilakukan melalui mekanisme pemutakhiran mandiri (MPM).

Pemerintah saat ini telah memiliki data terpadu program penangangan fakir miskin yang bersumber dari PBDT 2015 yang dikelola Sekretariat TKPK Provinsi Banten. Data terpadu PPFM berisi nama dan alamat 40 persen penduduk dengan status kesejahteraan terendah di Banten.
“Data ini telah digunakan sebagai acuan data tunggal rumah tangga dan individu kurang mampu sasaran penerima bantuan prgram perlindungan,” katanya

Namun, sebagai arahan pemerintah pusat, pemerintah daerah dituntut untuk terus memperbaiki tingkat akurasi data dan validasi data sasaran penerima program perlindungan sosial dan penanggulangan kemisikinan. “Karena itu Kami sedang mempersiapkan mekanisme pemutakhiran data terpadu PPFM melalui mekanisme pemutakhiran mandiri (MPM),” jelasnya.

Dengan mekanisme ini, masyarakat kurang mampu yang belum menerima program perlindungan sosial, mendaftarkan diri secara aktif dan mandiri kepada unit pengelola data rumah tangga kurang mampu di daerah. Tujuannya, untuk diidentifikasi dan diverifikasi dengan menggunakan standar nasional yang telah ditentukan.
“Data masyarakat kurang mampu yang sudah terverifikasi, kemudian akan dianalisa di tingkat nasional sehingga menghasilkan Data Terpadu PPFM yang termuktakhirkan, dan digunakan sebagai dasar dalam penentuan sasaran penerima program perlindungan sosial,”lanjutnya.

Sementara, Kades Junti Suba’i, mengatakan, kami berharap Semoga bantuan di harapkan  bisa mengenai sasaran yang tepat, mengingat masih banyak  masyarakat yang kurang mampu berada di wilayah Desa Junti, pungkasnya.

 

editor: maliki hd

Pos terkait