Raskin di Patani, Diduga Keras Kades Lebih Peduli KKN

  • Whatsapp

Oleh : Tim/Hamzahr Sr


TAKALAR, AMUNISINEWS.CO.ID – Bantuan beras sejahtera (rastra) sebutan pengganti beras miskin (raskin) di desa Patani, Kecamatan Mappakasunggu (Mapsu) diduga menyalahi aturan/rambu pembagian raskin.
Pasalnya, Kepala Desa setempat lebih memperdulikan mahasiswa yang lagi melakukan kuliah kerja nyata (KKN) diwilayahnya ketimbang warga miskinnya.

Informasi warga setempat atau warga di Dusun Patani menyebutkan, pemberian jatah beras miskin lebih terarah pada keinginan Kades hingga peserta KKN diberi rastra sementara warganya yang miskin dan layak menerima tidak dilayani.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Kepala Dusun melaporkan daftar penerima rastra, namun Kades menolaknya dengan asumsi tidak ada datanya. “Kadus mendata saya sebagai penerima rastra, namun Kades menolaknya,” ungkap warga Patani, Hasbullah Dg Ngemba.

Sementara Kades Patani, Hamzah Ronrong hingga hari ini belum berhasil dihubungi untuk dimintai keterangan atu konfirmasinya

 

 

editor: maliki hd

 

Pos terkait