Ratusan Pemuda Muara Angke Gugat Dispora DKI Jakarta

  • Whatsapp

Oleh  Zahari

Gubernur Anies Diminta Tegor Kadinas

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID- Ratusan pemuda Muara Angke, Kel.Pluit, Kec.Penjaringan, Jakarta Utara, yang tergabung dalam organisasi Karang Taruna dan Klub Sepak Bola Muara Angke FC, menggugat Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta soal keberadaan lapangan sepak bola Muara Angke yang dikuasai oleh seseorang demi kepentingan dan keuntungan peribadi.

“Kami minta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menegor Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta untuk segera mengembalikan fungsi lapangan sepak bola Muara Angke sebagai lapangan olah raga untuk masyakat, tidak dikomersialkan seperti saat ini oleh seseorang,” ungkap Daeng Rais,salah satu ketua lapangan sepak bola Muara Angke yang ditunjuk secara aklamasi oleh lima ketua RW juga diamini  James Wiling, Pembina klub sepak bola Muara Angke FC disela-sela pertemuan ratusan pemuda Muara Angke yang dihadiri lima ketua RW dan anggota LMK Pluit, H.Kapidin diruang pertemuan RW 01, Sabtu malam (14/12).

Sudah beberapa tahun ini, jelas Rais keberadaan lapangan sepak bola Muara Angke berubah fungsi menjadi tempat yang dikomersialkan seseorang demi keuntungan peribadi dan menyusahkan para pemuda di kawasan Muara Angke yang hendak berlatih sepak bola.

“Siapa pun yang ingin memakai lapangan sepak bola Muara Angke untuk latihan atau kegiatan lain pasti diminta bayaran jutaan rupiah oleh seseorang yang mendapat surat penunjukkan mengelola lapangan sepak bola dari  Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta,” ujar Rais seraya menyebutkan, apakah uang   dari sewa lapangan sepak bola disetorkan kas daerah DKI Jakarta atau masuk ke kantong peribadi seseorang dan oknum dinas pemuda dan olahraga.

Wiling yang mewakili ratusan pemuda Muara Angke minta kepada Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta mengembalikan fungsi lapangan sepak bola sebagai sarana untuk pelatihan sepak bola para pemuda dan mengikut sertakan masyarakat dalam mengelola lapangan sepak bola.

Ketua klub sepak bola Muara Angke FC Nirwanto alias Munte menyatakan, terdapat 4 tim dengan jumlah 50 orang pemain yang aktif berlatih sepak bola. Cuma karena faktor lapangan dikuasai oleh seseorang sehingga jadwal pelatihan terganggu, ditambah lagi lapangan saat ini sedang direnovasi untuk menjadi lapangan yang terbaik di Penjaringan dan sekitarnya.

“Kami berharap kepada Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta apabila setelah direnovasi selesai dan bisa digunakan untuk kegiatan latihan sepak bola mengikutsertakan masyarakat dalam mengelola lapangan,” ujar Munte yang juga terpilih kembali sebagai Ketua Klub Sepak Bola Muara Angke FC periode 2020 – 2023 secara aklamasi dalam forum warga yang dihadiri Ketua RW 01, 011, 020, 021 dan 022.

Sementara Ketua Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK) Kel.Pluit H.Kapidin yang mewakili ketua menyatakan, siap mengawal aspirasi masyarakat Muara Angke yang minta kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta agar diikutsertakan dalam mengelola lapangan sepak bola.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *