Rifat KPA PJN Belitung : Jangankan Diperiksa, Mati Juga Saya Siap

  • Whatsapp

Oleh Herman Saleh

 

PANGKALPINANG,BABEL, AMUNISINEWS.CO.ID-Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) proyek Jalan Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Belitung Tahun Anggaran 2016 yang diduga ada unsur merugikan negara dan sedang di Lidik Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung ( Kejati Babel) mengatakan jangankan diperiksa Kejaksaan Tinggi Babel, matipun saya siap,

 

” jangankan diperiksa, matipun saya siap”, kata Rifat sambil bercanda sesaat dikonfirmasi wartawan saat jeda dari pemeriksaan penyidik Pidsus Kejati Babel, Rabu ( 17/10/2018).

Rifat juga menuding ada pemborong yang melaporkan proyek jalan itu kepada pihak Kejati Babel, sehingga Kejati Babel memproses pekerjaan proyek jalan itu,

“Biasa, ada sesama pemborong yang melaporkannya”, kata Rifat lagi.

Selain Rifat, penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung ikut memeriksa Ketua Pokja Lelang Yusriadi saat proses proyek jalan itu dilelang.

Yusriadi tidak mau berkomentar apapun kepada wartawan yang sudah menunggunya sejak pagi tadi.

Sementara itu Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Babel Roy Arland SH membenarkan ada pemeriksaan dua orang PNS dari Satker PJN di ruangan Penyidik Pidsus Kejati Babel,

“Benar pak, ada dua orang PNS yang diperiksa,” tulis Roy dalam pesan WhatsAppnya, Rabu (17/10).

Pos terkait