Roli Ekianto PKK Proyek Jalan 23 Miliar: Saya Hanya Klarifikasi Saja

  • Whatsapp

Oleh  Herman Saleh

PANGKALPINANG,BABEL, AMUNISINEWS.CO.ID-Waduh ! Pejabat Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini memang agak aneh setelah diperiksa penyidik Tipikor Kejati  Babel sejak Senin (15/10/2018), misalnya Rifat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) siap mati demi proyek jalan dana Rp 23 miliar di kabupaten Belitung itu,

 

“Jangankan diperiksa, mati juga saya siap,” kata Rifat, Rabu ( 17/10) seusai menjalani pemeriksaan diruangan bawah ruangan Pidana Khusus Kejati Babel.

Selain itu Rifat tuduh pemborong yang melaporkan kasus jalan itu kepada Kejati Babel sehingga membuat dirinya dan rekan-rekan menjadi terperiksa,

“Biasa, ada pemborong yang melaporkan kami kepada Kejati Babel,” kata Rifat lagi.

Berbeda dengan Roli Ekianto, Roli kemarin Kamis (18/10) selama 4 jam diperiksa oleh penyidik Pidsus Kejati Babel, Roli yang keluar ruangan riksa Pidsus itu dengan mengenakan baju motif Batik, tidak menjawab pertanyaan wartawan yang sudah menunggunya disaat melangkah keluar menuju mobilnya.

Namun setelah dihubungi melalui pesan WhatsApp oleh Amunisi News, Kamis sore (18/10), Roli katakan hanya klarifikasi saja,

“Wa’alaikumus salam bang hermanIya saya di minta klarifikasinya hari ini.  Terima kasih”, tulis Roli.

Diketahui sebelumnya, pihak penyidik Pidsus Kejati Babel. telah memanggil seditnya 5 orang sebagai saksi terkait pekerjaan proyek jalan raya kelurahan Pilang kecamatan Tanjungpandan senilai Rp 23 milyar, kelima orang itu yakni dua orang pihak kontraktor Direktur PT Babelland Etik dan Joni selaku manajer AMP, tidak hanya kontraktor, akan tetapi pihak ASN dalam lingkungan Kementrian PU PJN 2 Belitung pun terus dimintai keterangan Ketua Pokja Yusriadi dan Rifat selaku PA bahkan Roli Ekianto selaku PPK saat itu ikut diminta keterangan oleh penyidik Pidana Khusus Kejati Babel.

Pos terkait