Rumah Digruduk dan Dikatakan Maling, H Yusron Laporkan Anak Tirinya ke Polisi

  • Whatsapp

Oleh Tim

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID- Belum hilang rasa kecewa karena Pengadilan Agama Jakarta Utara memutus gugatan cerai sang isteri diduga karena keterangan saksi palsu Nuraini, kini H Yusron merasa terpukul karena diteriaki maling oleh anak tiri dan menantu tirinya,

Peristiwa terjadi Selasa (7/1/2020) malam selepas Isya, tiba-tiba datang serombongan Atjih Kosmiatjih, isteri H Yusron yang menggugatnya cerai. Mereka menggeruduk rumah H Yusron di Muara Angke RT 09/11 No.110 Penjaringan Jakarta Utara. Kedatangan rombongan, menurut H Yusron didampingi oleh RW tempat rombongan itu tinggal dan RW 11 Muara Angke, Castam.

H Yusron yang merasa kaget atas kedatangan isteri yang meninggalkan rumah sejak Selasa (8/10/2019) mempersilakan masuk dan menanyakan maksud dan tujuan. “Ibu ini mau ambil pakaian untuk ganti,” kata RW yang mengantar rombongan.

Tetapi, sebelum ibu Atjih masuk rumah, anak-anaknya menarik ibu Atjih Kosmiatjih untuk melarang masuk. Lalu di antaranya berteriak H Yusron Maling. “Ini bukan rumah loh. Ini rumah Mamah gue,” kata Ine seperti diucapkan kembali oleh H Yusron. “Kosongkan rumah ini, keluar loh dari rumah ini,” sambung Parti menantu Atjih Kosmiatjih.

Atas perlakuan tersebut pada Jumat (17/1/2020) H Yusron melaporkan peristiwa ini ke Polda Metro Jaya. Laporan diterima dengan nomor LP/343/I/Yan/2.5/2020/SPKT/PMJ tanggal 17 Januari 2020,

Dalam LP disebut terlapor disebut bernama Ine,  dilaporkan atas dugaan perkara pencemaran nama baik atau fitnah, dengan saksi Sut, Sad, YM serta ketua RW yang mengantar rombongan ke rumah H Yusron.

Selain melaporkan Ine, H Yusron juga akan  melaporkan Nuraini, seorang guru Paud yang ketika bersaksi di PN Agama Jakarta Utara mengaku adik kandung Ibu Atjih Kosmiatjih. Bahwa tidak ada hubungan  sama sekali antara Atjih Kosmiatjih dan Nuraini seperti surat keterangan bermaterai yang dibuat H Sutikno, ayah kandung Nuraini “Anak saya bukan adik kandung Atjih Kosmiatjih,” tegas H Sutikno.

Diduga keterangan Nuraini inilah salah satunya yang membuat hakim PN Agama Jakarta Utara mengabulkan gugatan cerai penggugat.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *