Rutin Gebah Kerumunan Ojol di Pangkalan, untuk Memutus Penyebaran Covid-19

  • Whatsapp

Oleh, Red

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID.- Petugas Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Utara merutinkan penggebahan pengemudi ojek daring dan pangkalan yang kerap berkerumun sambil menunggu pesanan. Penggebahan dilakukan demi menyelamatkan warga dari penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Utara Harlem Simanjuntak mengatakan, seluruh petugas diarahkan untuk bertindak dengan menggebah jika menemukan kerumunan pengemudi ojek daring dan pangkalan. Hal ini sebagai bentuk penyelamatan warga dari penyebaran Covid-19.
“Petugas akan menggebah jika terdapat kerumunan pengemudi ojek daring dan pangkalan lebih dari lima orang,” kata Harlem saat dikonfirmasi, Rabu (16/9).

Dijelaskannya, hampir setiap kecamatan di Jakarta Utara terdapat kerumunan pengemudi ojek daring dan pangkalan tersebut. Terutama jika lokasi tersebut merupakan kawasan pusat perbelanjaan seperti pasar dan mall.
“Dari enam kecamatan, hanya kecamatan Cilincing yang lebih sedikit ada kerumunan pengemudi ojek daring dan pangkalan. Kerumunan biasanya terjadi apabila lokasi tersebut merupakan kawasan pasar atau mall,” jelasnya.-dirilis.utara.jakarta.go.id.

Khusus pengemudi ojek daring, dipastikannya petugas akan mencatat lokasi beserta lampiran foto atau video jika pengemudi masih tetap berkerumun pasca penggebahan. Nantinya, data tersebut dilaporkan ke Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta dan meneruskannya ke perusahaan penyedia jasa ojek daring.
“Hampir 50 pelanggaran berkerumun yang kita laporkan setiap hari ke Dinas. Yang akan menindak nanti dari Dinas bekerjasama dengan perusahaan penyedia jasa ojek daring untuk mematikan sinyal aplikasi pengemudi. Kami hanya melaporkan data saja,” tegasnya.

Pos terkait