Satgas TMMD, Warga dan Anggota Koramil Balongbendo Tuntaskan Bangun Jembatan/Jalan

  • Whatsapp

Oleh, Yan/Tama pratiwi

SIDOARJO, AMUNISINEWS.CO.ID. –  Sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 tahun anggaran 2019 yaitu pembangunan jembatan dan jalan. Memasuki Minggu ketiga pelaksanaan TMMD ke-106, anggota Satgas TMMD dan anggota Koramil 0816/10 Balongbendo beserta warga Desa Kupang gotong-royong menyelesaikan pembangunan jalan dan jembatan pada Kamis (24/10/2019).

Pengerjaan jembatan dan jalan tersbut yang menghubungkan Desa Kupang dan Desa Semambung, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo.
Pembangunan sasaran fisik TMMD ke-106 yang lainnya seperti pembangunan saluran-saluran air, Penerangan Jalan Umum (PJU) di puluhan titik, perluasan sungai (Avour), dan pavingisasi sudah hampir selesai. Maka dari itu, pengerjaan jembatan ini menjadi fokus di Minggu ketiga pelaksanaan TMMD ke-106.

Kapten Inf. Kabul Tarmanto selaku Komandan Koramil (Danramil) 0816/10 Balongbendo menerangkan, “Jembatan yang kami bangun ini merupakan sarana yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Dusun Kupang Kidul, Desa Kupang dan Desa tetangga lainnya di Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo”, jelasnya.

“Dalam pengerjaannya, jembatan ini dikerjakan oleh anggota Satgas TMMD ke-106 dan masyarakat setempat secara gotong-royong, dengan tujuan dapat mempererat hubungan dan kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Dengan adanya TMMD ke-106, dimana salah satunya berupa program pembangunan dan penguatan jalan dan jembatan, harapan masyarakat di desa ini dapat memanfaatkan fasilitas jembatan agar tidak mutar jalan terlalu jauh ketika menuju ke desa Semambung melalui Desa Kupang ini”, imbuh Danramil 0816/10 Balongbendo.

Pernyataan serupa juga disampaikan Sertu Sarko, anggota Satgas TMMD dari Koramil 0816/10 Balongbendo. Ia mengatakan, “Pembangunan jembatan maupun jalan di Desa Kupang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini karena jalan merupakan sarana akomodasi bagi masyarakat setempat. Semoga pembangunan jembatan dan jalan ini nanti bisa meningkatkan nilai perekonomian masyarakat Desa Kupang”, harapnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *