SatNarkoba Polresta Sidoarjo, Ungkap Kasus di Periode September 2018

  • Whatsapp

Oleh : Merry Tama

Tertangkap 29 pengedar dan 1 Jaringan

Ungkap kasus Narkoba periode 1 s/d 14 September di Mapolresta Sidoarjo

SIDOARJO, AMUNISINEWS.CO.ID – Efek jera nampak belum benar-benar dirasakan pengguna maupun pengedar narkotika ,baik jenis sabu-sabu serta pil double LL maupun ganja.
Langkah memberantas peredaran narkotika terus digalakkan Satresnarkoba Polresta Sidoarjo.

Alhasil dalam dua pekan periode 1 s/d 14 September, 29 tersangka berhasil ditangkap polisi.
Dalam penangkap tersebut, satu jaringan narkoba Krian dengan barang bukti 6,056 gram ganja berhasil di ungkap saat gelar pada Jumat (14/9) di halaman Mapolresta Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo KombesPol. Himawan Bayu Aji di hadapan wartawan memaparkan, Kesemua tersangka  29 tersangka dari 23 kasus yang berhasil di ungkap tersebut digelar di halaman Mapolresta Sidoarjo.

Sementara,tiga tersangka narkoba jaringan Krian yang berhasil diringkus adalah: Efendi Santoso,33,  warga Dusun Klagen, Desa Tropodo; Pris Dyhas Prasmadani,24, warga Keterungan RT 7 RW 2, Krian, dan Imsak Fadli Firmansyah, 24, warga Tambak Kemerakan RT 7 RW 1, Krian.

“Selain 6,056 gram ganja, kita juga berhasil menyita 18.640 butir pil dobel L serta 20,92 gram sabu – sabu juga telah diamankan.” papar Kapolresta Sidoarjo KombesPol. Himawan Bayu Aji.

Himawan menegaskan jika jaringan pengedar ganja yang berhasil di ringkus ini merupakan jaringan yang berbeda dengan yang pernah di ungkap Satresnarkoba sebelumnya.Dilihat dari cara membungkusnya sangat berbeda, ini dibungkus dengan bentuk kotak rapi, sedangkan sebelumnya (ungkap bulan April. red) dibungkus dengan bentuk lonjong. Oleh karena itu ini ciri khas jaringan Lampung,” terangnya.

Lanjut  Himawan, modus peredaran ganja yang dilakukan jaringan ini juga nampak berbeda, yaitu menggunakan sistem ranjau.

“Jadi barang (ganja. red) ditaruh di tempat tertentu, kemudian melalui alat komunikasi, pembelinya datang ke lokasi dan mengambil
barang tersebut. ” urainya.

Selain itu, ganja dengan total berat 6,056 kg itu juga tidak diamankan dalam satu waktu. ” Pertama diungkap tersangka pengedar ganja dengan
barang bukti 5 kg. Lalu ditangkap lagi satu tersangka dengan barang bukti 1,056 kg,” ujarnya.

Dari ke 29 tersangka kasus narkotika yang berhasil di ungkap Polresta Sidoarjo diberbagai daerah wilayah hukum Polresta Siodarjo diantaranya Krian,Buduran,Taman,Sukodono Candi, Gedangan, Jabon, Waru, Tulangan, Sidoarjo Kota, Krembung serta Wonoayu dan Sedati tersebut bakal menjalani proses hukum selanjutnya.

Sementara pengakuan berbeda dari para tersangka ada yang baru pertama kali konsumsi tertangkap,dan ada yang dua kali menggunakan tertangkap.Namun ada beberapa yang mengakui sebagai pengedar.

Sampai saat anggota kami (polisi) juga masih  bakal terus bergerak melakukan pengembangan kasus terhadap peredaran narkoba khusus nya di wilayah hukum Polresta Sidoarjo,tegas Himawan.

 

Pos terkait