Satpol PP Sumsel Jaring Puluhan Pelajar SMA/SMK di Warnet

  • Whatsapp

Oleh Firman

 

PALEMBANG,AMUNISINEWS.CO.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol.PP) Provinsi Sumatera Selatan( Sumsel), berhasil menjaring pelajar SMA/SMK yang sedang  nongkrong di warnet saat jam belajar, pada Kamis (11/10/2018). 

Terdiri 55 pelajar yang terjaring di antaranya dari  SMA Negeri 2, SMA Pembina, SMA Negeri 1 Palembang, SMA Negeri 13 Palembang, SMK PGRI 1, SMK Trisula, SMK Negeri 2 Palembang, dan SMK Negeri 4. Keseluruhan berjumlah 19 Orang Pelajar SMP, dan 12 orang pelajar SMA, 24 Orang pelajar SMK.

Salah satu siswa SMA Negeri Palembang yang berhasil dikonfirmasi saat berlangsung razia mengatakan, dirinya tidak berniat meninggalkan jam pelajaran sekolah. Dirinya pergi ke warnet untuk sekedar duduk – duduk saja dan berencana langsung balik ke sekolah,

“Awalnya  mau duduk saja untuk keperluan sekolah. Tapi teman-teman mengajak saya untuk bolos sekolah, terpaksa saya ikut, bahkan sudah sempat membeli paket 6 jam,” ujarnya saat diwawancarai di Aula Praja Wibawa, Kamis (11/10).

Sementara itu Kasi Penegak Peraturan dan Penyidikan Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Sumsel M Yanuar mengatakan, giat kali ini dalam rangka operasi Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumsel No 2 Tahun 2017 tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat,

“Yang disayangkan, mereka yang terjaring rata-rata saat bermain game online di Warnet di jam sekolah. Hukuman yang kami berikan ini dengan tujuan agar mereka jera dan tidak mengulangi hal ini. Seharusnya mereka belajar bukan bermain, apalagi ada yang mau ujian,” pungkasnya

Pelajar SMA dan SMK yang terjaring dari berbagai lokasi, seperti Sekip, Kandang Kawat dan Bukit itu, kemudian langsung dilepas setelah pihak sekolah dan orang tua yang bersangkutan datang ke kantor Satpol PP untuk menandatangani surat perjanjian.

Pos terkait