Satpolair Polres Pangkep Ringkus Pelaku Pengedar Detonator

Oleh, Abdul Muin

PANGKEP, AMUNISINEWS.CO.ID.- Satuan Polisi Perairan (Polair) Polres Pangkep berhasil menangkap empat pelaku penjual Detonator sebagai bahan peledak Bom Ikan di perairan Pulau Balang Lompo Kecamatan Liukang Tupabiring pada hari Kamis, 3/10/2019

Kepada awak media saat Konferensi Pers Kasat Polair Polres Pangkep Iptu Deki Marizaldi, SH, MH yang baru sebulan menjabat mengatakan.
Pada saat melakukan Patroli di perairan Pulau Balang Lompo Kecamatan Liukang Tupabiring melihat satu kapal motor nelayan yang mencurigakan, pada saat lakukan pemeriksaan ditemukan Detonator rakitan sebanyak 300 buah, 5 buah Handphone dan satu unit Kapal KM. Nelayan Arti Buana serta uang tunai Rp.2.500.000

Keempat lelaki yang diduga pelaku masing-masing Syf (34), Dw (40), Gf (36) berasal dari Makassar dan satu Pelaku Jp (36) warga Pulau Tupabiring.

Dari keterangan pelaku detonator tersebut dari kota Makassar yang akan dijual di wilayah Pangkep dengan harga yang bervariasi.

Sementara itu, keempat pelaku terancam UU Darurat tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara, akibat aktivitasnya sebagai pemakai bahan peledak, perakit dan penjual.

22 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.