Satreskrim Polresta Sidoarjo Ringkus Pelaku Pembunuhan di Tarik

  • Whatsapp

Oleh : Yudi Nugroho/Tama

Barang bukti tersangka Andre saat diamankan di Mapolresta Sidoarjo

SIDOARJO,AMUNISINEWS.CO.ID –  Andre alias Bidan diringkus satuan Satreskrim polresta Sidoarjo, tersangka penganiayaan dan atau pembunuhan Nikko Anggrian (22),warga desa Klantingsari kecamatan Tarik.Pria yang bekerja sebagai sopir angkutan umum bison jurusan Surabaya – Malang, di ringkus saat hendak bekunjung kerumah saudaranya di Krian.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji memaparkan,saat hendak diringkus petugas, tersangka sedang membawa senjata tajam,dan berusaha melawan petugas saat akan di tangkap,Andre pun di hadiahi timah panas oleh petugas.

“Tembakan peringatanpun tak di hiraukan terpaksa dilumpuhkan,kata Himawan Kamis (18/10/2018).

Masih kata Himawan,dua peluru bersarang di kaki kanan dan kiri tersangka,.pria bertato yang sudah enam kali keluar masuk penjara ini hanya bisa pasrah,dan menurut saat di gelandang oleh petugas.

“Dia ditangkap saat hendak kerumah saudaranya di kawasan Krian”,lanjut Himawan.

Kejadian bermula Sabtu (13/10/2018) malam sekitar pukul 22.00 wib.Saudara Andre keluar rumah bersama pacarnya yang bernama Nia..Dengan mengendarai sepeda motor mega pro, ia hendak mengantar pacarnya pulang ke Desa Kaliwungu Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo.

Saat melintasi area persawahan Desa Buntut Kecamatan Tarik, mereka bertemu dengan enam orang tak dikenal.Motor pelaku di pepet dengan 2 motor, Satu di kanan dan satu di kiri. Salah satu pengendara motor adalah korban. Korban juga sempat berkata kepada pelaku “Lapo kon kok bleyer bleyer motor”(kenapa kamu kok ngegas -ngegas motor-red).

Tetapi tersangka mengelak. Korban juga sempat mengeluarkan kata-kata kasar kepada pelaku, mendengar perkataan korban yang kasar, Pelaku tidak trima, kemudian mengejar korban, urai Kapolresta.

Sesampainya di jembatan pelaku langsung menghadang motor korban. ia langsung turun dari motor, sedangkan sang pacar masih duduk diatas jok kendaraan sepeda motor mega pro hitam yang di kendarai oleh pelaku. Korban bersama rekan nya juga sempat turun dan mencoba memukuli pelaku, namun bisa di hindarinya. Karena pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis sangkur, Teman  korbanpun mundur.

Pelaku mendekati korban dan tanpa basa basi langsung menusuk dada kiri korban dengan sangkur. Korban,.pun langsung jatuh tersungkur bersimbah darah. Sementara teman korban langsung kabur, mereka juga sempat menabrak motor pelaku yang masih di duduki oleh Nia pacarnya. Akibatnya Nia terjatuh dan tergeletak.

Sekitar pukul 01.00 wib polisi mendapat laporan adanya korban kecelakaan, Setelah di lakukan evakusi dan pemeriksaan di rumah sakit ternyata itu bukan korban kecelakaan melainkan korban pembunuhan. Akibat perbuatannya pelaku diancam hukuman 15 tahun penjara, karena melanggar pasal 338  KUHP dan Pasal  351 ayat (3 ) KUHP.

 

Pos terkait