SDN 05 Sriamur Terendam Air, Neneng: Sampaikan Saat Musrembang
Oleh Rukmana
BEKASI, AMUNISINEWS.CO.ID-  Sarana pendidikan di Kabupaten Bekasi masih memperihatinkan. Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN) yang dialokasikan 20% untuk pendidikan belum mampu mengubah dunia pendidikan dari segi sarana dan prasarana yang memadai.
Di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi masih terdapat sekolah – sekolah yang ku!uh dan minm fasilitas.
 Hasil pantauan tim investigasi di lapangan, SDN Sriamur 05, Srijaya, Srimukti terlihat kumuh, banjir jika turun hujan, dan bahkan lebih miris lagi ketika berkunjung ke SDN 05 Sriamur, ternyata  SDN Sriamur 05 hanya memiliki 7 ruang belajar (kelas), sedangkan jumlah siswanya adalah 600 orang.
Saat turun hujan, para siswa harus membuka sepatu mereka untuk masuk ke ruamg sekolah dikarenakan akses jalan banjir, kondisi banjir ini disebabkan oleh turun hujan terus menerus dari sejak malam hingga Senin (05/02/18) pagi ini.
Debit air tidak tertampung di saluran air, ditambah dengan saluran air yang mampat seperti yang dijelaskan oleh Kepala Sekolah SDN Sriamur 05 H. Atiqoh dalam whatsaap nya Senin (05/02/18).
“Saya sudah tanyakan kepada guru – guru saya penyebab banjirnya halaman sekolah, ternyata saluran air didepan sekolah mampat dan mengganggu debit air,” katanya.
Wali murid berharap pada Pemda Bekasi untuk segera mengatasi saluran air didepan SDN 05 Sriamur agar akses ke Sekolah tidak terganggu lagi. Selain itu, Wali murid juga berharap, SDN 05 Ini harus segera direhab total dan ditambah ruang belajarnya (kelas).
Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, saat dihubungi melalui whatsaapnya mengatakan” silakan sampaikan keluhan atau masukan dalam Musrenbang,” katanya.
Padahal menurut Camat Tambun Utara Drs. Sophian Hadi, beberapa bulan lalu menyampaikan, dia sudah usulkan dan bahas pebangunan ruang belajar yang baru pada Musrenbang Kecamatan, namun hingga saat ini (Agustus/17) belum disetujui oleh Pemda.
(Visited 49 times, 3 visits today)
News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *