Sekda Kabupaten Ketapang Akui Terbantu Oleh Wartawan dan LSM

  • Whatsapp
Oleh Dedi S dan Tri Teguh A
KETAPANG, AMUNISINEWS.CO.ID-Sekda Kabupaten Ketapang Farkan ditemui Amunisi di ruang kerjanya, Selasa (14/1/2020) mengakui terbantu oleh kehadiran wartawan dan Lembaga Sdaya Masyarakat (LSM).

Farhan merespon serta mendukung pekerjaan wartawan dan LSM yang ikut membantu pekerjaan kepemerintahan serta mengapreasiasi pekerjaan wartawan.

“Baik wartawan maupun LSM wajib mengkritik atau melaporkan sepanjang itu sesuai dengan ril fakta yang ada di lapangan dari hasil survei atau temuan-temuan mereka, sepanjang itu masih dalam ruang lingkup serta menyangkut legalitas kewartawanan yang diperkuat oleh hukum,” tegas Farhan..

Adapun, kata Farhan,  pemberitaan yang untuk membangun suatu daerah atau wilayah atau berita positif maupun itu negatif untuk meluruskan apa yang terjadi di lapangan itu atas asas niat juga membangun, dan penting pula dengan adanya bantuan media pemerintah merasa justru sangat terbantu dan juga diuntungkan.

“Jika tidak dibantu media, saya sebagai Sekda mungkin tidak akan tau persoalan apa yang terjadi di lapangan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya Farhan…

“Pemerintah menjadi suatu penilaian (+) serta menjadi catatan penting untuk mereka dengan adanya media, oh begini loh yang menjadi harapan Masyarakat kata Farhan,” tambah Farhan..

“Pemerintah tidak mungkin secara keseluruhan melihat situasi di masyarakat, sehingga dengan adanya wartawan maupun itu LSM mengakui ya silahkan mereka bekerja di daerah ini mau itu ditulis dan mengusulkan apa saja yang terjadi di lapangan serta apa saja yang harus kita perbuat serta usulan, karena sudah kewenangan pemerintah pusat seperti yang menjadi kemauan masyarakat meminta untuk ditulis ya silakan, karna dilihat dari daerah kitapun sangat berpotensi untuk tempat pariwisata kenapa kita tidak manfaatkan kata Farhan,” kilahnya lagi.

Seperti pantai, disaat libur nasional mengenalkan ciri has budidaya alam dengan kekayaan sumber alam seperti mengenalkan produk kewisatawan luar, setelah di expose melalui berita, orang yang tidak tahu pun bahkan menjadi tahu dan akhirnya muncullah keingin tauhan dari luar ingin melihat.

Farhan mengatakan sudah berusaha. “Jadi usaha kita untuk membuat boming orang yang datang dari luar wilayah menurut versinya itu soal yang kedua, caranya bagaimana pemerintah mengenalkan daerah yang sudah dilakukan antipi tinggal bagaimana kita lagi menginformasikan untuk menarik orang-orang dari luar daerah untuk datang ke daerah kita, di samping itupun harus didampingi dengan adanya pembenahan untuk daerah kita dan itupun tidak bisa lakukan langsung seperti layaknya kita benahi rumah pribadi yang betul-betul kita konseni,” pungkasnya Farhan.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *