Semarak Pawai Budaya Hari Jadi Ke- 110 Kota Blitar

  • Whatsapp
Karnaval/pawai keliling harijadi ke- 110 Kota Blitar- Jatim

Oleh : Dwi Armanto/HMS

Karnaval/pawai keliling Harijadi ke- 110 Kota Blitar- Jatim

BLITAR, AMUNISINEWS/CO/ID — Semarak dan manfaat hari jadi Kota Blitar ke-110 benar-benar dirasakan masyarakat. Tahun ini banyak kegiatan bernuansa budaya dan ekonomi kreatif digelar.

Setelah menggelar kegiatan aneka permainan tradisional, kenduri rakyat, dan upacara dengan pakaian jaman dulu, Pemerintah Kota Blitar menggelar Pawai Budaya, Sabtu (2/4).

Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar, mengatakan banyak nilai positif yang kita ambil dari pelaksanaan acara Pawai Budaya ini. Termasuk upaya membangkitkan semangat kecintaan pada budaya asli dalam negeri sekaligus kearifan lokal. “Pakaian Jadul ini dipilih agar kita sebagai manusia Indonesia bangga dengan budaya bangsa kita sendiri. Warga Kota Blitar harus bangga dengan budayanya. Hal ini sejalan dengan pesan Bung Karno dalam Tri Sakti bahwa kita harus berkepribadian dalam kebudayaan”, kata Samanhudi.

Samanhudi melanjutkan melalui momentum hari jadi ini Pemerintah Kota Blitar mengajak masyarakatnya untuk menggelorakan semangat ekonomi kreatif, semangat berpikir kreatif, dan semangat bertindak kreatif dalam arti yang positif dan mengarah pada peningkatkan kesejahteraan masyarakat. ”Saya mengajak seluruh komponen masyarakat kota blitar untuk selalu terus mengembangkan inovasi dan mencari terobosan baru untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN”.

Di usia yang terus bertambah ini, lanjut Wali Kota, Kota Blitar terus mengalami kemajuan dalam berbagai bidang. Bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi lokal, pelayanan publik, lingkungan hidup, perhubungan, komunikasi dan informatika, dan lain sebagainya terus menunjukkan kemajuan ke arah yang lebih baik. Suasana kota blitar juga aman dan kondusif. ”Capaian positif ini harus kita pertahankan dan kita lanjutkan dengan tetap konsisten menerapkan APBD pro rakyat. mengingat APBD pro rakyat selama ini telah terbukti memberikan peningkatan kesejahteraan kepada masyarakat sekaligus ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat”, jelasnya.

Melalui pawai ini, Samanhudi mengajak masyarakat dan seluruh komponen di Kota Blitar untuk memperkokoh semangat rukun agawe santoso. “Mari kita sukseskan visi apbd pro rakyat jilid ii. jika kita mau bersatu, mau bekerja sama, dan mau bergotong royong, semua permasalahan akan dapat kita selesaikan bersama. mari kita syukuri bersama nikmat hari jadi ini dengan jalan melanjutkan pembangunan daerah berdasarkan APBD pro rakyat”, tegasnya.

Ribuan masyarakat dari Kota Blitar dan sekitarnya menikmati gelaran pawai yang menampilkan nuansa Kota Blitar jaman dulu. Pawai ini ini diikuti oleh 59 kontingen dan 13 grup drumband. Peserta berasal dari SKPD, BUMD, Instansi Vertikal, dan insan pendidikan. Tidak hanya menghibur pawai ini juga memberikan edukasi bagi masyarakat di Kota Blitar dan seluruh Jawa Timur. Masyarakat benar-benar terbawa dengan suasana romantisme dan nostalgia masa lalu.

Sementara itu, Koordinator Panitia Pawai hari jadi Suharsono, kepada amunisi mengatakan pawai budaya ini merupakan wujud nyata implementasi konsep ekonomi kreatif dan memberikan wadah serta ruang aktualisasi di bidang seni budaya. ” Selain itu, pawai budaya ini juga mengobarkan semangat gotong royong dan kebersamaan sesuai semboyan rukun agawe santoso sekaligus memberikan hiburan kepada masyarakat”, katanya.

Pawai yang start di Jalan Merdeka depan Kantor Wali Kota Blitar ini menampilkan banyak kreativitas warga. Seperti kesenian tradisional, budaya kerajaan, zaman pergerakan kemerdekaan, busana tempo dulu. Yang menarik para peserta pawai, termasuk para PNS, juga menampilkan atraksi selama tiga menit di depan panggung kehoramatan. Juri dari berbagai latar belakang dilibatkan untuk memberikan penilaian untuk memilih peserta terbaik. Pawai itu sendiri melewati jalan Merdeka-Jalan Teratai-Jalan TGP-Jalan Mastrip-Jalan Panglima Sudirman-Jalan Sudancho Supriadi dan finish di halaman rumah dinas Walikota Blitar

 

editor; maliki hd

Pos terkait