Setelah Sempat Mengaku Tukang Pempek, Pemborong Ini Sebut Wartawan Salah Alamat

Oleh  Herman Saleh

PANGKALPINANG,BABEL, AMUNISINEWS.CO.ID-Setelah sempat mengaku tukang Pempek, Bu Etik pemborong ngetop asal kabupaten Belitung itu kembali membuat ulah, kali ini menyebut Amunisi News salah alamat dan menyebar fitnah.

Sebutan itu dilontarkan Ibu Etik saat menjawab konfirmasi dari Amunisi News, Selasa (16/10),

“Maaf anda siapa saya ini bukan ibu etik … Salah kirim anda, dan beritanya mohon dihapus daripada menyebar fitnah,” tulis Bu Etik dalam SMS nya.

Diketahui pada Senin (25/10) Bu Etik pemborong asal kabupaten Belitung bersama suaminya Joni,  terpantau sempat menjalani pemeriksaan selama 9 jam di ruangan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor) Kejaksaan tinggi Kepulauan Bangka Belitung.

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat  ( sms) sempat mengaku tukang Pempek kepada Amunisi News, celakanya lagi Amunisi News dituduh ngutang Pempek kepadanya dan konyolnya lagi konfirmasi Amunisi News di kirimkan kepada rekan-rekan Media di Belitung,

“Oi kau kemaren makan pempek di warong opet blm bayar ee .. nah kau ni dicari kw sm mamak opet”, tulis Bu Etik dengan logat Belitung saat menjawab konfirmasi Amunisi News melalui pesan Elektronik singkat, Senin (15/10).

Padahal screenshot percakapan pembicaraan Bu Etik kepada rekan-rekan media di Belitung terlihat menggunakan nomor  yang sama saat digunakan oleh Amunisi News konfirmasi kepada Bu Etik tadi.

Dari informasi yang dihimpun wartawan keduanya diperiksa terkait proyek jalan didaerah kelurahan Pilang kecamatan Tanjung pandan, kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung ( Babel ) Anggaran Tahun 2016 yang lalu , asal dana APBN.

Selain itu berdasar informasi dilapangan, pihak Satker Pelaksana Jalan Nasional ( PJN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Selasa (16/10) telah mengirim Stafnya berjumlah dua orang untuk memeriksa proyek jalan yang dipermasalahkan oleh penyidik Kejati Babel. Kedua orang Staf PJN itu berangkat dari kantor PPK 4 Belitung ditemani oleh menatu Ibu Etik dengan menumpangi mobil Jaaz warna biru.

Sedangkan pajabat PPK 4 Yusli saat mau dikonfirmasi di Belitung, sedang tidak berada ditempat. Dari nformasi yang diperoleh, PPK 4 Yusli berangkat ke Pangkalpinang dalam rangka memenuhi panggilan penyidik Kejati Babel.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Babel Roy Arland SH membenarkan bahwa pada hari ini, Rabu (17/10) penyidik Kejati Babel akan memeriksa salah satu pejabat PJN Provinsi Babel, namun Roy Arland tidak menyebutkan siapa namanya dan apa jabatannya,

” Waa’laikum salam, besok pak ada pemeriksaan pak,” jawab Roy melalui pesan WhatsApp, Selasa (16/10)

 

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *